Mahasiswi di Bogor Jadi Korban Aksi Jambret yang Terekam CCTV
Sebuah rekaman CCTV yang menampilkan aksi jambret terhadap seorang mahasiswi di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi viral di berbagai platform media sosial. Insiden ini memicu perhatian publik dan mendorong aparat kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas pelaku.
Kronologi Kejadian yang Terekam Kamera Pengawas
Kanit Reskrim Polsek Ciomas, Ipda Reza Anugrah, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, korban yang berinisial IAC (20 tahun) sedang berjalan kaki di Jalan Padasuka, Kecamatan Ciomas, sambil memegang dan memainkan handphone miliknya.
"Jadi dia (korban) lagi jalan, megangin handphone sambil jalan. Pelaku lewat, terus balik arah langsung ambil handphone korban. Pelaku bawa motor satu orang," jelas Reza saat dihubungi oleh awak media pada Rabu (25/2/2026).
Menurut keterangan yang diperoleh, pelaku yang mengendarai sepeda motor sempat melintas di depan korban, kemudian berbalik arah dan dengan cepat merebut handphone yang sedang dipegang oleh mahasiswi tersebut. Korban diduga tidak menyadari keberadaan pelaku karena terlalu fokus pada gawainya.
Penyelidikan Polisi dan Dugaan Penggunaan Motor Curian
Reza menyatakan bahwa timnya telah langsung melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) bersama dengan korban. Saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung dan sedang dalam tahap pengembangan untuk mengidentifikasi serta menangkap pelaku.
"Betul, kejadiannya kemarin, korban mahasiswi di Bogor, inisial IAC (20). Sudah langsung cek TKP, sama korban juga cek TKP-nya. Sekarang kita masih tahap lidik terus, masih pengembangan juga," ujar Reza.
Lebih lanjut, Reza mengungkapkan bahwa pelaku diduga kuat menggunakan motor curian saat melakukan aksi kejahatan tersebut. Hal ini terungkap setelah polisi menelusuri plat nomor kendaraan yang terekam jelas dalam video CCTV.
"Kan pelat nomor motornya itu kan kelihatan ya (terekam CCTV), saya tadi telusuri ke pemilik motor itu dan masih ada pemiliknya, kita temukan," kata Reza.
"Tapi pemilik itu mengaku kehilangan motornya, dan memang plat motor yang di pelaku itu plat motor korban yang hilang, kejadiannya waktu itu di Sukasari, (Kecamatan) Bogor Timur. Kehilangannya motornya itu 9 Februari dan ada laporan polisinya juga," imbuhnya.
Upaya Penangkapan dan Imbauan kepada Masyarakat
Polsek Ciomas kini tengah mengoordinasikan upaya penangkapan terhadap pelaku jambret yang masih buron. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak menggunakan handphone sambil berjalan di tempat-tempat yang sepi atau rawan kejahatan.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya peran CCTV dalam membantu proses penyelidikan tindak kriminal. Rekaman visual dari kamera pengawas telah memberikan petunjuk berharga bagi aparat untuk melacak pelaku dan kendaraan yang digunakan.