Kompol Jarot Usung Inovasi E-Kopi Papi di Polda Kalteng, Diusulkan Hoegeng Awards 2026
Kompol Jarot Inovasi E-Kopi Papi, Diusulkan Hoegeng Awards 2026

Kompol Jarot Gagas Aplikasi E-Kopi Papi, Permudah Layanan Konseling di Polda Kalteng

Kompol Jarot Budi Purnomo, yang menjabat sebagai Ps Kabag Psikologi Biro SDM Polda Kalimantan Tengah, telah menciptakan inovasi digital berupa aplikasi E-Kopi Papi (Elektronik Konseling Psikologi dan Pinjam Pakai Senpi). Aplikasi ini dirancang khusus untuk mempermudah seluruh anggota Polda Kalteng dalam mengakses layanan konseling psikologi, terutama dalam konteks konseling pranikah, tanpa harus datang langsung ke kantor.

Latar Belakang dan Tujuan Inovasi

Kompol Jarot menjelaskan bahwa ide pembuatan aplikasi ini muncul pada tahun 2022, dilatarbelakangi oleh keterbatasan tenaga konselor dan kondisi geografis Kalimantan Tengah yang sangat luas. "Saya membuat aplikasi itu sehingga memudahkan anggota untuk bisa konseling langsung manakala ada hal-hal yang perlu konseling," ujarnya. Dengan E-Kopi Papi, anggota dapat melakukan konseling melalui video call, menghemat waktu dan biaya perjalanan.

Mekanisme Penggunaan Aplikasi

Aplikasi E-Kopi Papi tersedia untuk diunduh di platform Android. Prosesnya meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Pendaftaran oleh anggota.
  • Pemilihan psikolog yang akan mendampingi sesi konseling.
  • Koneksi via WhatsApp untuk konfirmasi oleh konselor di Polda.

Sejauh ini, rata-rata 20 hingga 30 anggota memanfaatkan layanan ini setiap bulannya, dengan mayoritas fokus pada konseling pranikah. Selain itu, aplikasi ini juga memberikan pemberitahuan otomatis mengenai tes psikologi bagi anggota yang meminjam senjata api (senpi), sesuai dengan aturan baru yang mensyaratkan tes psikologi sebagai salah satu kelayakan.

Diusulkan dalam Hoegeng Awards 2026

Atas inovasinya yang berdampak positif, Kompol Jarot diusulkan dalam program Hoegeng Awards 2026, sebuah penghargaan bagi polisi teladan. Ini bukan pertama kalinya ia menciptakan solusi digital; sebelumnya, saat bertugas di Sumatera Selatan, ia juga telah mengembangkan aplikasi serupa dengan nama berbeda.

Layanan Psikologi Mobile untuk Masyarakat

Selain fokus pada internal kepolisian, Kompol Jarot juga aktif menghadirkan layanan psikologi bagi masyarakat umum. Salah satunya adalah Pelayanan Psikologi Mobile yang diadakan di Car Free Day (CFD) Kota Palangkaraya. Layanan ini mencakup:

  1. Pojok baca dan bermain untuk anak-anak.
  2. Tes psikologi untuk mengukur tingkat stres.
  3. Sesi konseling langsung di dalam mobil.

Suprapto, salah satu warga yang kerap mengunjungi CFD, mengapresiasi layanan ini. "Peminatnya banyak kalau di CFD itu banyak. Gitu kan orang-orang jalan-jalan di situ kesempatan kita bawa anak-anak cucu-cucu kita," katanya. Ia menggambarkan Kompol Jarot sebagai sosok polisi yang murah senyum dan bisa menjadi contoh bagi rekan-rekannya.

Program Psikologi Goes to School

Kompol Jarot juga menginisiasi program Psikologi Goes to School, bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi tentang anti-bullying, kesehatan mental, dan bahaya kenakalan remaja. Program ini telah membuahkan hasil positif, termasuk terungkapnya kasus perundungan yang dialami seorang siswa selama dua tahun, yang kemudian ditangani melalui komunikasi terbuka antara sekolah dan pihak berwajib.

Dengan berbagai inisiatif ini, Kompol Jarot tidak hanya meningkatkan efisiensi layanan internal kepolisian tetapi juga memperluas akses kesehatan mental bagi masyarakat, menjadikannya sosok yang patut diapresiasi dalam dunia kepolisian Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga