Viral Cekcok 'Manusia Silver' dengan Pemobil di Gambir, Petugas Bergerak Amankan Pengamen
Cekcok 'Manusia Silver' dengan Pemobil di Gambir Viral, Petugas Bergerak

Viral Cekcok 'Manusia Silver' dengan Pemobil di Gambir, Petugas Bergerak Amankan Pengamen

Sebuah video yang menunjukkan cekcok antara seorang pengendara mobil dan pengamen yang dikenal sebagai 'manusia silver' telah menjadi viral di berbagai platform media sosial. Insiden memanas ini terjadi di kawasan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, dan menarik perhatian luas publik serta otoritas setempat.

Pemicu Konflik dan Reaksi Pengemudi

Menurut informasi yang berkembang, cekcok tersebut dipicu oleh aksi pengamen 'manusia silver' yang mengetuk-ketuk badan mobil saat meminta uang. Pengemudi mobil yang tidak terima dengan tindakan tersebut langsung meminta agar pengamen itu berhenti mengetuk kendaraannya. "Sopir mobil lalu meminta pengamen itu untuk tidak mengetuk mobil orang ketika meminta uang," jelas laporan yang beredar.

Kejadian ini terekam dengan jelas oleh penumpang mobil yang berada di dalam kendaraan. Dalam rekaman tersebut, terlihat pengamen 'manusia silver' terus menunjukkan kemarahan kepada pengemudi mobil. Bahkan, disebutkan bahwa pengamen itu sempat berupaya membuka pintu mobil dan diduga melontarkan ancaman yang memperkeruh situasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Respon Cepat Petugas Kepolisian dan Satpol PP

Merespons laporan aduan dari masyarakat yang merasa terganggu, petugas kepolisian dari Bhabinkamtobmas Kelurahan Cideng bersama dengan Satpol PP Kecamatan Gambir segera bergerak untuk mencari dan mengamankan pengamen 'manusia silver' tersebut. Kapolsek Gambir AKBP Agus Adi Wijaya mengonfirmasi bahwa petugas telah berhasil menjangkau individu yang terlihat mengancam dalam video viral itu.

"Petugas telah berhasil menjangkau 'Manusia Silver' yang mengancam berada di video," kata AKBP Agus Adi Wijaya pada Jumat, 17 April 2026. Pengamanan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan ketertiban dan kenyamanan di lingkungan masyarakat, sekaligus implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Lokasi Pengamanan dan Tindak Lanjut

Pengamen 'manusia silver' berhasil diamankan di daerah Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Senin malam, 13 April 2026. Setelah diamankan, petugas gabungan berencana menyerahkan pengamen tersebut ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Langkah ini diharapkan dapat mengubah perilaku dan memberikan pemahaman tentang dampak negatif dari aktivitas mengemis yang mengganggu.

Modus Operandi Pengemis dan Imbauan Satpol PP

Insiden ini bukan kali pertama Satpol PP menangani kasus serupa. Beberapa hari sebelumnya, petugas juga mengamankan pengamen di dekat Stasiun Juanda yang menggunakan kostum pocong dan kuntilanak. Keberadaan pengemis dengan kostum menyeramkan itu dilaporkan warga karena dianggap mengganggu kenyamanan publik.

Satpol PP mengungkapkan bahwa banyak modus operandi pengemis yang memanfaatkan rasa iba warga, bahkan dengan menggunakan kostum tertentu yang justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi pejalan kaki. "Kami menemukan banyak modus operandi pengemis yang memanfaatkan rasa iba warga, bahkan menggunakan kostum tertentu yang justru mengganggu kenyamanan pejalan kaki," tegas pernyataan resmi Satpol PP.

Selain itu, Satpol PP juga mengingatkan masyarakat bahwa memberikan uang kepada pengemis dapat melanggengkan eksploitasi terhadap anak dan lansia, menciptakan ketergantungan, serta mengganggu ketertiban umum dan keselamatan lalu lintas. Imbauan ini bertujuan untuk mendorong solusi yang lebih berkelanjutan dalam menangani masalah pengemis di ibu kota.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga