Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Nagan Raya, Aceh, terus meluas sejak awal Juni hingga Kamis malam, 4 Juni 2026. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sedikitnya 90 hektare lahan terbakar di dua kecamatan, yaitu Darul Makmur dan Tripa Makmur.
Lahan Terbakar di Dua Kecamatan
Kepala BPBA Bahron Bakti menyatakan bahwa luas lahan yang terbakar mencapai lebih kurang 90 hektare. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBA, titik kebakaran berada di Desa Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur, serta Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur.
Upaya Pemadaman Terkendala Cuaca
Hingga Kamis malam, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman di lokasi terdampak. Bahron Bakti mengatakan pihaknya telah mengerahkan dua unit mesin pompa air serta armada pemadam kebakaran. Namun, sebagian titik api masih belum dapat dikendalikan dan berpotensi meluas akibat cuaca panas serta angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut.
"Namun belum bisa dipadamkan diperkirakan akan meluas mengingat kondisi cuaca yang panas dan angin kencang," ujar Bahron Bakti. Petugas gabungan terus melakukan pemantauan dan pemadaman guna mencegah api menyebar ke area yang lebih luas.
Kebakaran Juga Terjadi di Aceh Barat
Selain di Kabupaten Nagan Raya, kebakaran lahan juga terjadi di Aceh Barat. BPBA mencatat, hingga Kamis (4/6), sudah 24 hektare terbakar dan asap sudah masuk ke pemukiman warga. "Asap kebakaran lahan (Aceh Barat) menyebabkan terganggunya pernapasan warga," ucap Bahron Bakti. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan aparat berwenang.



