Viral Lansia Ditabrak Pemotor Bocah di Bogor, Berakhir Damai
Viral Lansia Ditabrak Pemotor Bocah di Bogor, Damai

Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang lansia menjadi korban tabrak lari oleh pemotor yang dikendarai anak-anak di Parung, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi pada Minggu, 10 Mei 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kronologi Kejadian

Dalam video yang beredar, tampak dua orang lansia hendak menyeberang di jalan raya depan persimpangan. Seorang 'pak ogah' terlihat sedang mengatur lalu lintas di lokasi. Tak lama kemudian, sebuah sepeda motor yang dikendarai anak kecil melaju dari arah persimpangan dan menabrak salah satu lansia hingga terjatuh. Warga sekitar segera membantu mengevakuasi korban ke tepi jalan. Rekaman CCTV juga menunjukkan bahwa pengendara motor sempat menepi dan memarkir kendaraannya sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

Konfirmasi Polisi

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi. "Berdasarkan informasi yang ada, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan piket patroli Polsek Parung langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Benar bahwa kecelakaan terjadi pada hari Minggu, 10 Mei 2026, pukul 14.00 WIB, dan korban diketahui bernama MW (57)," ujar Maman pada Selasa, 12 Mei 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kondisi Korban

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami retak pada pergelangan kaki. Ia kemudian dibawa ke ahli patah tulang di wilayah Cidokom, Gunung Sindur, untuk mendapatkan perawatan medis. "Korban dibawa ke ahli patah tulang karena mengalami retak di pergelangan kaki," imbuh Maman.

Penyelesaian Secara Kekeluargaan

Polsek Parung juga telah mendatangi kediaman korban dan bertemu dengan adik kandungnya. Pihak keluarga korban menyatakan telah memaafkan perbuatan pengendara motor yang masih di bawah umur tersebut. Mereka sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. "Keluarga korban sudah memaafkan dan akan diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak orang tua pelaku akan melakukan musyawarah," kata Maman.

Dengan demikian, kasus tabrak lari ini tidak berlanjut ke jalur hukum, melainkan diselesaikan melalui jalur kekeluargaan antara kedua belah pihak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga