Sejumlah warga melakukan aksi tabur bunga di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (28/4/2026) sebagai bentuk duka cita atas kecelakaan maut antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di stasiun tersebut. Peristiwa tragis itu terjadi sehari sebelumnya, Senin (27/4) malam.
Aksi Tabur Bunga dan Doa Bersama
Pantauan detikcom pada pukul 17.15 WIB, warga berkumpul di depan tangga masuk Stasiun Bekasi Timur. Mereka menata bunga membentuk tulisan 'PRAY FOR BKTM'. Lilin-lilin juga turut menghiasi rangkaian bunga tersebut. Setelah membaca Surat Al-Fatihah, mereka berdoa bersama untuk para korban.
Massa yang hadir berasal dari berbagai komunitas, seperti Bekasi Hitam, Barisan Muda Bekasi, Aliansi Koalisi Masyarakat Bekasi, komunitas pecinta kereta api, serta sejumlah mahasiswa.
Pernyataan Relawan
Relawan dari Bekasi Hitam, Akbar, menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut. "Kita juga berbelasungkawa atas tragedi yang ada di sini. Semoga korban yang ada di Bekasi Timur hari ini bisa mendapatkan kesehatan dan yang meninggal dunia bisa beristirahat dengan tenang di sisi Tuhannya masing-masing," ujarnya.
Hal senada disampaikan relawan Koalisi Masyarakat Sipil Bekasi, Wawan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal investigasi kecelakaan ini. "Hari ini membuktikan bahwa kepedulian anak-anak muda yang ada di Bekasi dan terus mengawal terkait kejadian pada kemarin 27 April," imbuh Wawan. "Kita terus berdoa agar para korban mendapatkan tempat yang layak dan yang masih dirawat agar cepat lekas sembuh," lanjutnya.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan bermula dari sebuah taksi Green SM yang terhenti di tengah rel kereta api tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam. Taksi tersebut kemudian tertemper KRL yang melaju dari Cikarang menuju Jakarta. Akibat tabrakan itu, KRL berhenti di tengah rel. Warga sekitar sempat berkumpul untuk membantu evakuasi taksi.
Sementara itu, KRL arah Cikarang yang terhenti di Stasiun Bekasi Timur akibat insiden tersebut kemudian ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta. Benturan keras menyebabkan korban jiwa yang cukup banyak.
Identitas Korban
Sebanyak 15 jenazah korban kecelakaan telah teridentifikasi di sejumlah rumah sakit di Bekasi dan Jakarta. Sepuluh jenazah di antaranya teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati, sementara sisanya di RSUD Bekasi, RS Mitra Bekasi, dan RS Bella Bekasi.
Daftar Korban di RS Polri Kramat Jati:
- Tutik Anitasari (P/31)
- Harum Anjasari (P/27)
- Nur Alimantun Citra Lestari (P/19)
- Farida Utami (P/52)
- Vica Acnia Fratiwi (P/23)
- Ida Nuraida (P/48)
- Gita Septia Wardany (P/20)
- Fatmawati Rahmayani (P/29)
- Arinjani Novita Sari (P/25)
- Nur Ainia Eka Rahmadhyna (P/32)
Korban di RSUD Bekasi:
- Nuryati (P/41)
- Nur Laela (P/39)
- Engar Retno Krisjayanti (P/35)
Korban di RS Mitra Bekasi:
- Adelia Rifani
Korban di RS Bella Bekasi:
- Ristuti Kustirahayu
Proses identifikasi masih terus berlangsung. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.



