Rumah Warga di Bogor Hangus Terbakar Akibat Ledakan Ponsel Saat Dicas
Sebuah insiden kebakaran yang meresahkan terjadi di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (19/3/2026) dini hari. Rumah seorang warga dilalap api setelah ponsel yang sedang dicas tiba-tiba meledak, memicu kobaran yang dengan cepat menyebar.
Penyebab Kebakaran: Ponsel Meledak di Atas Kasur
Menurut keterangan resmi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, api diduga kuat berasal dari handphone yang sedang di-charge. "Berdasarkan informasi dari saksi warga sekitar, api muncul akibat ponsel yang sedang dicas meledak secara tiba-tiba," jelas Yudi pada Kamis pagi.
Peristiwa mengerikan ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, ketika sebagian besar penghuni rumah sedang terlelap. Posisi ponsel yang berada di atas kasur ternyata menjadi faktor kritis yang memperparah situasi. "Karena HP berada di kasur, api langsung membesar dengan cepat dan menjalar ke sekitarnya," tambah Yudi. Warga yang tersadar kemudian segera membantu penghuni rumah untuk menyelamatkan diri keluar dari bangunan yang mulai dilalap si jago merah.
Respons Cepat Damkar dan Proses Pemadaman
Setelah menerima laporan dari warga sekitar, petugas damkar segera bergerak menuju lokasi kejadian. "Laporan pertama kami terima pukul 01.05 WIB, dan tim berhasil tiba di lokasi pada pukul 01.20 WIB," papar Yudi Santosa. Dengan sigap, petugas mulai melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api yang telah melahap sebagian besar bangunan.
Operasi pemadaman membutuhkan waktu sekitar 2 jam dengan mengerahkan 2 unit kendaraan pemadam kebakaran. "Situasi akhirnya berhasil kami kendalikan dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah penanganan selama 2 jam," tegas Kadis Damkar Kabupaten Bogor tersebut. Meskipun kerugian material cukup besar, ada kabar baik yang patut disyukuri dari insiden ini.
Tidak Ada Korban Jiwa dalam Insiden
Yudi Santosa menegaskan bahwa dalam kebakaran yang dipicu ledakan ponsel ini, tidak ada korban jiwa yang berjatuhan. "Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Semua penghuni rumah berhasil dievakuasi dengan selamat," ungkapnya. Warga sekitar yang dengan cepat memberikan bantuan dinilai berperan penting dalam menyelamatkan nyawa penghuni rumah tersebut.
Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam penggunaan perangkat elektronik, khususnya saat melakukan pengisian daya. Posisi pengecasan yang tidak tepat, seperti di atas kasur atau bahan yang mudah terbakar, dapat meningkatkan risiko bahaya kebakaran secara signifikan.
Insiden di Desa Pengasinan, Bogor ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya dari perangkat elektronik sehari-hari yang sering dianggap remeh. Kesigapan warga dan respons cepat petugas damkar berhasil mencegah korban jiwa, meski kerusakan material tidak dapat dihindari.



