Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang Jatuh di Hutan India, Nasib Penumpang Belum Diketahui
Sebuah pesawat ambulans udara yang mengangkut tujuh orang dilaporkan jatuh di wilayah India bagian timur pada hari Senin (23/2) waktu setempat. Kecelakaan ini terjadi di daerah Kasaria, negara bagian Jharkhand, dan nasib seluruh penumpang serta awak pesawat masih belum dapat dipastikan.
Tim Pencarian dan Penyelamatan Dikerahkan ke Lokasi
Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) India mengonfirmasi bahwa pesawat carter jenis Beechcraft C90 yang mengoperasikan penerbangan evakuasi medis atau ambulans udara tersebut jatuh di kawasan hutan. Dalam pernyataan resmi yang diposting di media sosial pada Senin malam, DGCA menyatakan bahwa tim pencarian dan penyelamatan telah berada di lokasi kejadian.
Selain itu, tim dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat juga sedang dalam perjalanan untuk menyelidiki penyebab insiden ini. Pesawat yang dioperasikan oleh Redbird Airways Pvt Ltd tersebut membawa seorang pasien beserta staf medis, serta dua awak pesawat.
Rincian Penerbangan dan Hilang Kontak dengan Radar
Pesawat ambulans udara tersebut lepas landas dari Ranchi, ibu kota Jharkhand, pada Senin malam dengan tujuan New Delhi, ibu kota India. Namun, dalam perjalanan, pesawat meminta pengalihan rute karena kondisi cuaca yang buruk dan kemudian kehilangan kontak dengan radar lalu lintas udara hanya dalam waktu 23 menit setelah lepas landas.
Media lokal melaporkan bahwa pesawat tersebut jatuh ke area hutan, yang memperumit upaya penyelamatan. Insiden ini menambah daftar kecelakaan penerbangan di India, setelah bulan lalu seorang pemimpin negara bagian Maharashtra dan empat orang lainnya tewas dalam kecelakaan pesawat carter saat mendarat di kota Baramati.
Kondisi Cuaca Diduga Jadi Faktor Penyebab
Meskipun penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, faktor cuaca diduga kuat menjadi pemicu insiden ini. Permintaan pengalihan rute yang diajukan oleh pilot sebelum kehilangan kontak mengindikasikan adanya gangguan cuaca yang signifikan selama penerbangan.
DGCA terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai nasib ketujuh orang yang berada di dalam pesawat. Keluarga penumpang dan awak pesawat masih menunggu kabar resmi dari pihak berwenang.