Organda Sumsel Minta PO Bus Perketat Standar Keselamatan Armada
Organda Sumsel Minta PO Bus Perketat Standar Keselamatan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih melakukan investigasi terkait kecelakaan bus ALS yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Sementara itu, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Selatan langsung bergerak cepat dengan mengeluarkan imbauan kepada seluruh perusahaan otobus (PO) untuk meningkatkan standar keselamatan armada.

Organda Sumsel Imbau Perketat Standar Keselamatan

Ketua Bidang Angkutan Kota Dalam Provinsi dan Pariwisata Organda Sumsel, Subur Aspari, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas insiden tragis tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama pada angkutan umum yang melayani perjalanan antardaerah. “Kami sudah menyampaikan surat imbauan untuk PO-PO sebagai upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Subur di Palembang, dikutip dari Antara, Sabtu (9/5/2026).

Langkah Preventif Organda

Organda Sumsel menekankan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan sebelum beroperasi. Hal ini mencakup pengecekan sistem rem, ban, lampu, dan komponen keselamatan lainnya. Selain itu, perusahaan bus juga diminta untuk memastikan bahwa sopir dalam kondisi fit dan tidak mengemudi dalam keadaan lelah. “Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Kami tidak ingin kecelakaan seperti ini terjadi lagi,” tegas Subur.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Organda juga mengingatkan agar PO bus tidak memaksakan armada yang sudah tua atau tidak layak jalan untuk tetap beroperasi. Jika ditemukan pelanggaran, Organda akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami akan melakukan pengawasan secara berkala dan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk memastikan kepatuhan,” tambahnya.

Dampak Kecelakaan Bus ALS

Kecelakaan yang melibatkan bus ALS dan truk tangki di Sumsel tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Dugaan sementara, bus tidak layak jalan dan mengalami kebakaran hebat. Insiden ini menjadi peringatan bagi seluruh operator angkutan umum untuk lebih serius dalam menjaga keselamatan. Masyarakat pun diimbau untuk lebih selektif dalam memilih jasa transportasi umum.

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan kualitas pelayanan angkutan umum di Sumatera Selatan semakin baik dan angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga