Meteor Meledak di AS dengan Ledakan Setara 300 Ton TNT, Warga Gemetar
Meteor Meledak di AS, Ledakan Setara 300 Ton TNT

Jakarta - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengonfirmasi bahwa sebuah meteor jatuh ke Bumi dan meledak di atas wilayah timur laut Amerika Serikat pada hari Sabtu. Peristiwa ini tidak terkait dengan hujan meteor aktif yang sedang berlangsung.

Detail Kejadian Meteor

Dilaporkan oleh detikcom pada Minggu (31/5/2026), bola api tersebut pecah di atas Massachusetts timur laut dan New Hampshire tenggara pada pukul 14:06 waktu setempat (1806 GMT). NASA menyatakan bahwa objek tersebut adalah objek alami, bukan puing-puing luar angkasa atau satelit buatan.

Meteor tersebut melaju dengan kecepatan luar biasa, mencapai 75.000 mil per jam (lebih dari 120.000 kilometer per jam), pada ketinggian sekitar 40 mil saat pecah. Berikut adalah fakta-fakta penting terkait peristiwa ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tidak Terkait Hujan Meteor Aktif

NASA menegaskan bahwa meteor yang meledak di atas Amerika Serikat bagian timur laut pada hari Sabtu tidak ada hubungannya dengan hujan meteor aktif. Wakil Kepala Berita Badan Antariksa AS, Jennifer Dooren, dalam pernyataan kepada AFP pada Minggu (31/5/2026) menjelaskan, "Bola api ini tidak terkait dengan hujan meteor aktif saat ini, tetapi merupakan objek alami dan bukan masuk kembali puing-puing luar angkasa atau satelit."

Ledakan Setara 300 Ton TNT

Peristiwa tersebut memicu ledakan yang bergema di wilayah sekitarnya. Energi yang dilepaskan saat meteor pecah diperkirakan setara dengan sekitar 300 ton TNT. "Energi yang dilepaskan saat pecah diperkirakan setara dengan sekitar 300 ton TNT, yang menjelaskan ledakan keras tersebut," tambah Dooren.

Kekhawatiran Warga

Warga setempat merasa khawatir dengan ledakan keras yang tidak terduga. Pengguna media sosial melaporkan bahwa ledakan begitu kuat hingga rumah-rumah bergetar. Kejadian ini mengingatkan pada peristiwa serupa di Chelyabinsk, Rusia, pada tahun 2013, ketika sebuah batuan luar angkasa seukuran rumah meledak 14 mil di atas permukaan tanah, melepaskan ledakan setara 440.000 ton TNT. Ledakan itu menghancurkan jendela di area seluas lebih dari 200 mil persegi (518 kilometer persegi) dan melukai lebih dari 1.600 orang, sebagian besar akibat pecahan kaca.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga