Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengungkap kronologi kebakaran yang menghanguskan sebuah pabrik di Cengkareng, Jakarta Barat. Insiden ini berlangsung berjam-jam dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.
Kronologi Kejadian
Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Saiful Kahfi, menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh seorang karyawan yang sedang bekerja di gudang penyimpanan kardus dan plastik. Karyawan tersebut melihat api yang sudah membesar di dalam gudang. Ia segera melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan pabrik.
Sebelum menghubungi petugas Damkar, para pekerja sempat berusaha memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, upaya itu tidak berhasil. Petugas keamanan kemudian menghubungi pemadam kebakaran pada pukul 14.23 WIB, Senin (18/5/2026).
Proses Pemadaman
Tim Damkar tiba di lokasi dan mulai melakukan pendinginan sejak pukul 16.20 WIB. Hingga Selasa pagi, proses pendinginan masih terus dilakukan. Saiful menyebutkan bahwa kobaran api cukup besar dan membutuhkan waktu lama untuk dipadamkan sepenuhnya.
Korban Luka
Akibat kebakaran ini, tiga orang dilaporkan mengalami luka. Rincian korban luka adalah sebagai berikut:
- Yoga, anggota Redkar Kedaung, mengalami sesak napas dan dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras.
- Lukmanul Hakim, anggota ASN Sektor Grogol Petamburan, tersemprot nozzle di mata dan telah dirujuk ke RSCM.
- Ahmad Sumantri, anggota PJLP Grogol Petamburan, juga tersemprot nozzle di mata.
Saiful menambahkan bahwa ada relawan Damkar yang mengalami sesak napas hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Situasi kebakaran saat ini dalam tahap pendinginan, dan petugas masih bekerja di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.



