Hujan Deras di Bogor Picu Banjir dan Longsor, 15 Rumah Terendam
Hujan Deras di Bogor Picu Banjir dan Longsor

Hujan Deras di Bogor Picu Banjir dan Longsor, 15 Rumah Terendam

Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (10/3/2026) sore, memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah lokasi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan signifikan, termasuk perendaman 15 rumah warga, kerusakan pada dua unit rumah, serta penutupan akses jalan setapak akibat material longsor.

Dampak Banjir di Katulampa

Menurut Kalak BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, banjir terjadi di lintasan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, sekitar pukul 15.30 WIB. Banjir tersebut merendam 15 rumah warga dan satu mushola, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa atau luka-luka. Dimas menyatakan bahwa banjir mulai berangsur surut dan warga setempat telah membersihkan rumah-rumah yang terdampak.

Longsor dan Tanah Amblas di Dua Kelurahan

Selain banjir, bencana longsor dan tanah amblas juga dilaporkan di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, dan Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan. Di Katulampa, longsor tebingan di lahan milik warga bernama Uhen menyebabkan material longsor mengenai dua rumah di bawahnya, merusak bagian dapur, ruang tamu, dan kamar mandi.

Sementara itu, di Cipaku, terjadi longsor dengan panjang 25 meter dan tinggi 8 meter, yang menutupi jalan setapak milik warga dan tembok pembatas rumah, sehingga akses untuk kendaraan roda dua terhambat. Penyebab kejadian ini diduga akibat hujan deras dan drainase yang tidak berfungsi dengan optimal.

Insiden Pagar Tembok Roboh di Tegalega

Di lokasi lain, tepatnya di Kelurahan Tegalega, Tengah, Kota Bogor, hujan deras menyebabkan pagar tembok pembatas rumah warga ambruk. Puing-puing tembok yang roboh sempat menumpuk di halaman rumah, namun tidak ada korban atau kerusakan rumah yang signifikan. Lurah Tegalega, Hardi Suhardiman, mengonfirmasi bahwa kejadian ini telah ditangani oleh ketua RT, RW, dan masyarakat setempat, dengan fokus pada perapihan puing-puing.

BPBD Kota Bogor dan pihak kelurahan terus memantau situasi pasca-bencana untuk memastikan keamanan warga dan pemulihan infrastruktur yang terdampak. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di masa mendatang.