Bus Tabrak Mobil Mogok di Tol Brebes Usai Nyalip Lewat Bahu Jalan
Bus Tabrak Mobil Mogok di Tol Brebes Usai Nyalip Bahu

Bus Tabrak Mobil Mogok di Tol Brebes Usai Nyalip Lewat Bahu Jalan

Kecelakaan lalu lintas yang memilukan terjadi di ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 259.300 A, tepatnya di Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Insiden ini melibatkan satu unit bus PO Zentrum MK dan satu unit mobil pikap Daihatsu, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Kronologi Kecelakaan di Jalan Tol

Peristiwa tragis ini berlangsung pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 21.39 WIB. Menurut Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq, kecelakaan bermula ketika bus Mercedes Benz PO Zentrum dengan nomor polisi K-7603-OF, yang dikemudikan oleh Wahyu (32 tahun), melaju dari arah barat ke timur. Bus tersebut berupaya mendahului kendaraan lain dengan menggunakan bahu jalan sebelah kiri, sebuah tindakan yang melanggar aturan lalu lintas.

Ahmad menjelaskan bahwa pada saat bus ingin mendahului, mobil pikap sudah berada di bahu jalan karena mengalami kendala teknis dan terpaksa berhenti. Jarak antara bus dan mobil pikap yang terlalu dekat membuat sopir bus tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar, sehingga terjadi tabrakan dari arah belakang.

Dampak dan Penanganan di Lokasi Kejadian

Tabrakan tersebut menyebabkan bus menabrak bagian belakang mobil pikap dan kemudian terguling ke sisi utara jalan tol. Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Tindakan yang dilakukan termasuk evakuasi korban dan pengamanan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan lebih lanjut.

Dalam insiden ini, dilaporkan satu orang penumpang bus dengan inisial STM meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, 33 orang lainnya mengalami luka-luka ringan, termasuk pengemudi mobil pikap yang selamat. Korban luka segera mendapat pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Penyelidikan dan Imbauan Keselamatan

Penyelidikan awal oleh kepolisian menunjukkan bahwa penggunaan bahu jalan untuk mendahului merupakan faktor utama penyebab kecelakaan. Hal ini mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, terutama di jalan tol yang memiliki kecepatan tinggi. Kepolisian terus mendalami kasus ini untuk menentukan langkah hukum lebih lanjut.

Insiden ini juga menyoroti risiko bahu jalan yang sering disalahgunakan, padahal seharusnya digunakan hanya untuk keadaan darurat. Masyarakat diimbau untuk selalu berkendara dengan hati-hati dan menghindari manuver berbahaya yang dapat membahayakan nyawa.