Demo Dukung MBG di Patung Kuda, Massa Sampaikan Masukan ke Wamensesneg
Demo Dukung MBG di Patung Kuda Sampaikan Masukan ke Wamensesneg

Jakarta - Kelompok massa yang tergabung dalam Masyarakat Pejuang Gizi Anak Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026). Mereka menyatakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kemudian menemui Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro di kantor Kemensetneg untuk menyampaikan aspirasi.

Audiensi dengan Wamensesneg

Dalam pertemuan tersebut, massa menyampaikan dukungan mereka terhadap kelanjutan program MBG. Koordinator Aksi, Fahri, mengungkapkan rasa syukur karena aspirasi mereka diterima oleh perwakilan pemerintah.

"Alhamdulillah, kita sudah diterima oleh perwakilan dari pemerintah, yakni Bapak Wakil Menteri Sekretariat Negara yang mewakili Bapak Presiden Prabowo dan Menteri Sekretariat Negara. Alhamdulillah, aspirasi kita hari ini, aspirasi aksi damai kita hari ini, menuntut agar supaya MBG ini tetap berlangsung. Ya. Jadi, fokus kita hari ini kita ikut serta dalam mengawal ya, mengawal dan tetap memperhatikan program MBG ini tersalurkan dengan baik ke seluruh Indonesia," kata Fahri saat ditemui di Patung Kuda.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Masukan untuk Perbaikan Tata Kelola MBG

Fahri menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya mendukung, tetapi juga memberikan sejumlah masukan terkait pelaksanaan MBG kepada Juri Ardiantoro. Masukan tersebut mencakup evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki tata kelola program.

"Responsnya baik, menerima dengan baik atas masukan kita. Kita juga bukan hanya mendukung, tapi kita tetap memberikan masukan. Salah satunya tadi ada dari perwakilan pemuda memberikan masukan untuk perlu adanya controlling, respon cepat kalau misalkan di setiap dapur ini ada yang terjadi menu yang kurang baik. Ada call center misalkan. Itu diterima dengan baik oleh pemerintah pusat. Untuk itu, menurut kami itu jadi sarana audiensi yang baik," ungkapnya.

Apresiasi atas Ruang Dialog

Fahri mengapresiasi pemerintah yang membuka ruang dialog dan menerima masukan dengan baik. Ia menegaskan bahwa aksi berlangsung damai tanpa kericuhan.

"Tuntutan kita cuman hanya tetap harus mendukung program MBG ini karena bermanfaat dan pemerintah juga memberikan masukan untuk tetap masyarakat itu mengawasi setiap dapur-dapur kita. Itu aja. Jadi kita sudah merasa diterima, ya. Kita nggak ada ricuh-ricuh, nggak ada gaduh-gaduh, nggak ada provokasi, kita diterima dengan baik aspirasi kita dan pemerintah pun juga membuka ruang untuk kita beraudiensi," katanya.

Aksi Damai di Patung Kuda

Sebelumnya, massa Masyarakat Pejuang Gizi Anak Indonesia berkumpul di Patung Kuda sejak pukul 13.30 WIB. Mereka mengenakan pakaian serba putih sambil membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan dukungan terhadap program MBG.

"Kami dari Masyarakat Pejuang Gizi Anak Indonesia, pemuda-pemudi dari seluruh daerah Indonesia, di sini kita hadir untuk mendukung penuh program Presiden Prabowo Subianto. Sederhana, Pak, Bu, semua masyarakat Indonesia. Presiden Prabowo ini mempunyai cita-cita yang baik, yang mulia, ingin memberikan makanan bergizi untuk anak-anak Indonesia," ujar Fahri di lokasi.

Aksi ini berlangsung terpisah dari kelompok massa yang menolak MBG, yang juga menggelar unjuk rasa di lokasi yang sama.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga