Spons pencuci piring merupakan salah satu benda paling kotor di dapur. Fungsinya yang bersentuhan langsung dengan sisa makanan, noda, serta kondisi yang selalu lembap menjadikan spons sebagai tempat favorit bakteri untuk berkembang biak. Oleh karena itu, membersihkan spons secara rutin sangatlah penting untuk menjaga higienitas peralatan makan Anda.
Mengapa Spons Harus Dibersihkan?
Spons yang lembap dan kotor dapat menjadi sarang bakteri seperti Salmonella dan E. coli. Jika tidak dibersihkan, bakteri ini dapat berpindah ke piring dan peralatan dapur lainnya, meningkatkan risiko keracunan makanan.
Cara Membersihkan Spons yang Benar
Kathy Cohoon, Direktur Operasi Waralaba penyedia jasa pembersihan Two Maids, menyarankan agar spons dibilas dan diperas hingga kering setiap kali selesai digunakan. Selain itu, pembersihan menyeluruh perlu dilakukan setiap beberapa hari sekali.
- Bilas dan peras spons setelah setiap penggunaan untuk mengurangi kelembapan.
- Rendam dalam larutan pemutih (1 sendok teh pemutih per liter air) selama 5 menit, lalu bilas hingga bersih.
- Microwave spons basah selama 1-2 menit untuk membunuh bakteri. Pastikan spons tidak mengandung logam.
- Cuci di mesin pencuci piring dengan siklus pengeringan panas.
Kapan Harus Mengganti Spons?
Meskipun dibersihkan secara rutin, spons tetap perlu diganti setiap 1-2 minggu sekali, atau lebih cepat jika mulai berbau atau berubah warna.
Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat meminimalkan pertumbuhan bakteri dan menjaga kebersihan dapur tetap optimal.



