Menkes Budi Ungkap Kadar Garam Siomay, Soto Betawi, dan Bakso
Menkes Budi Ungkap Kadar Garam Tiga Makanan Favorit

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membagikan hasil pengujian tingkat kandungan garam atau natrium di siomay, soto Betawi, serta bakso. Hal itu diungkapkan oleh Budi Gunadi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @bgsadikin pada Minggu (21/6/2026).

Pengujian di Laboratorium

Berdasarkan video unggahan tersebut, Budi melakukan pengujian kadar garam di laboratorium Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor, Jawa Barat. “Ini adalah tiga menu favorit kalian makan siang, kira-kira berapa ya kadar garamnya?” kata Budi di awal video.

Dalam video tersebut, Budi menunjukkan proses pengujian sampel makanan yang dibawanya. Ia tampak didampingi oleh petugas laboratorium yang membantu menganalisis kandungan natrium dalam setiap sampel.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Hasil Pengujian Kadar Garam

Hasil pengujian menunjukkan bahwa siomay mengandung kadar garam tertinggi di antara ketiga makanan tersebut. Soto Betawi berada di urutan kedua, sementara bakso memiliki kadar garam paling rendah. Meskipun demikian, Budi tidak merinci angka pasti dalam unggahan tersebut, namun ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan asupan garam harian.

“Kita perlu waspada karena konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung,” ujar Budi dalam video.

Imbauan untuk Masyarakat

Menkes mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih makanan dan memperhatikan asupan garam. Ia juga mendorong produsen makanan untuk mengurangi kadar garam dalam produk mereka demi kesehatan konsumen.

“Ini bukan berarti kita tidak boleh makan siomay, soto, atau bakso. Tapi kita harus tahu batasannya dan mengimbanginya dengan pola hidup sehat,” tambah Budi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga