Rombongan Pertama Jemaah Haji RI Tiba di Batam, Semua Sehat
Rombongan Pertama Jemaah Haji RI Tiba di Batam

Rombongan pertama jemaah haji Indonesia yang kembali dari Arab Saudi telah tiba di Tanah Air melalui Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu, 31 Mei 2026. Kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Batam atau BTH 01 mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sekitar pukul 17.15 WIB.

Kedatangan dan Pemeriksaan Kesehatan

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Muhammad Syafii, menyatakan bahwa seluruh jemaah langsung menjalani proses imigrasi dan pemeriksaan kesehatan di bandara, termasuk pengecekan suhu tubuh, sebelum menuju Asrama Haji. "Alhamdulillah, BTH 01 tiba dengan selamat," ujar Syafii di Batam, Senin, 1 Juni 2026.

Kloter pertama Embarkasi Batam berjumlah 442 orang, terdiri dari 438 jemaah dan empat petugas haji. Mereka berasal dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga. Seluruh jemaah yang tiba dalam kondisi sehat. "Alhamdulillah 442 orang yang tiba hari ini dalam kondisi sehat," imbuh Syafii.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Layanan bagi Jemaah Lansia dan Disabilitas

PPIH memberikan perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Setelah pemeriksaan kesehatan dan proses imigrasi, mereka langsung diantar menggunakan ambulans menuju Asrama Haji Batam. "Untuk lansia dan disabilitas, setelah pemeriksaan suhu dan imigrasi mereka langsung dibawa ke Asrama Haji menggunakan ambulans. Mereka juga dapat langsung ke kamar tanpa mengikuti prosesi pemulangan jemaah," jelas Syafii.

Jemaah asal Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga akan menginap satu malam di Asrama Haji sebelum kembali ke daerah masing-masing. Sementara jemaah asal Batam dapat langsung pulang bersama keluarga setelah prosesi penerimaan.

Rujukan Rumah Sakit dan Kondisi Khusus

PPIH Embarkasi Batam telah menyiapkan rujukan ke sejumlah rumah sakit apabila ditemukan jemaah yang membutuhkan penanganan medis lanjutan. "Kalau dari hasil pemeriksaan kesehatan di bandara ada jemaah yang memerlukan perawatan lebih lanjut, langsung dirujuk ke rumah sakit. Kami sudah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit rujukan seperti RSBP, Awal Bros, dan rumah sakit lainnya," kata Syafii.

Meski kloter pertama tiba dengan selamat, terdapat tiga jemaah yang tidak kembali bersama rombongan. Dua di antaranya masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Sementara satu jemaah asal Kabupaten Lingga meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji.

Syafii mengatakan seluruh jemaah yang telah kembali ke Indonesia berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan baik. "Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah haji telah ditunaikan. Jamaah pulang dalam keadaan bahagia dan penuh rasa syukur," tutupnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga