Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan hasil pemeriksaan medis tahunannya berjalan "sempurna" pada Selasa (27/5/2026). Hal ini diungkapkan di tengah sorotan publik terhadap kondisi kesehatannya menjelang usia 80 tahun. Trump menjadi presiden AS tertua saat dilantik, sehingga kondisi kesehatannya kembali menjadi perhatian. Spekulasi muncul setelah adanya laporan mengenai memar di tangan dan gestur mengantuk dalam sejumlah pertemuan.
"Semuanya berjalan SEMPURNA," tulis Trump di platform Truth Social miliknya setelah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Militer Walter Reed, dekat Washington. Pernyataan ini langsung mendapat tanggapan dari Gedung Putih yang mengunggah foto Trump di media sosial dengan keterangan, "LAPORAN KESEHATAN SEMPURNA!"
Pemeriksaan medis tahunan ini menjadi penting mengingat usia Trump yang sudah lanjut. Sebagai presiden tertua dalam sejarah AS saat dilantik, kesehatannya selalu menjadi sorotan. Sebelumnya, beredar spekulasi mengenai memar di tangan Trump yang diduga akibat infus atau suntikan. Selain itu, gestur mengantuk dalam beberapa pertemuan juga memicu pertanyaan tentang stamina dan kondisi fisiknya.
Meskipun demikian, Trump menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan dirinya dalam kondisi prima. Ia tidak merinci detail hasil pemeriksaan, namun pernyataan "sempurna" tersebut diyakini untuk meredakan kekhawatiran publik. Gedung Putih juga mendukung pernyataan tersebut dengan mengunggah foto yang menunjukkan Trump tersenyum dan tampak sehat.
Para ahli kesehatan mengatakan bahwa pemeriksaan medis presiden biasanya meliputi tes darah, pencitraan, dan evaluasi fungsi organ vital. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai hasil spesifik yang dirilis. Publik masih menunggu laporan resmi dari dokter kepresidenan untuk memastikan kebenaran klaim tersebut.



