Kamitetep Serangga Kecil Penyebab Gatal dan Iritasi Kulit
Kamitetep: Serangga Kecil Penyebab Gatal Kulit

Kamitetep, serangga kecil yang kerap ditemukan menempel di dinding, kamar mandi, atau perabotan rumah, ternyata dapat menyebabkan gangguan kulit. Kontak dengan serangga ini bisa memicu gatal, ruam kemerahan, hingga iritasi, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau memiliki alergi.

Apa Itu Kamitetep?

Menurut ahli entomologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Sukirno, kamitetep sebenarnya adalah larva ngengat yang hidup di dalam kantong kecil. Kantong tersebut terbuat dari debu, serat kain, dan berbagai material lain yang ada di sekitarnya. Serangga ini sering tidak disadari keberadaannya karena bentuknya yang kecil dan kamuflase alami dari kantongnya.

Penyebab Gatal dan Iritasi

Sukirno menjelaskan bahwa rasa gatal yang muncul bukan karena gigitan, melainkan akibat kontak dengan bulu halus, kantong, atau kotoran yang menempel pada tubuh kamitetep. "Bulu halus dan partikel dari kantongnya dapat memicu reaksi alergi pada kulit, terutama pada individu yang sensitif," ujarnya. Reaksi ini bisa berupa ruam merah, bentol, atau rasa gatal yang berlangsung beberapa hari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Cara Mengatasi dan Mencegah

Untuk mengatasi iritasi, dianjurkan mencuci area yang terkena dengan sabun dan air bersih, lalu mengompres dingin untuk mengurangi gatal. Jika reaksi parah, gunakan krim antihistamin atau konsultasi dokter. Pencegahan dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah, rutin membersihkan debu, dan menyedot area yang sering menjadi sarang kamitetep, seperti celah dinding, lemari, dan sudut ruangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga