Email Lama Ungkap Korespondensi Sarah Ferguson dengan Jeffrey Epstein di Penjara
Nama Sarah Ferguson kembali menjadi sorotan publik setelah terungkapnya email lama yang menunjukkan korespondensinya dengan Jeffrey Epstein, bahkan ketika Epstein tengah menjalani hukuman penjara atas pelanggaran seksual terhadap anak di Florida pada tahun 2009. Dalam email tertanggal 5 Juli 2009—sekitar 17 hari sebelum pembebasan Epstein—Ferguson dilaporkan meminta nasihatnya terkait promosi badan amalnya, Stars Foundation, yang berfokus pada dukungan bagi anak-anak rentan di berbagai negara.
Permintaan Nasihat untuk Promosi Amal
Dalam korespondensi tersebut, Epstein mengusulkan konsep trailer bertema militer dengan pendekatan berbeda, menampilkan ibu menyusui dan membacakan buku untuk anak-anak sebagai simbol perlindungan dan pengasuhan, bukan kekerasan. Menanggapi ide itu, Ferguson disebut menulis, "Apakah ada yang pernah mengatakan kepada Anda, Anda jenius." Email ini mengungkapkan bahwa Ferguson masih berkomunikasi dengan Epstein meskipun ia sedang menjalani hukuman penjara atas kejahatan seksual terhadap anak.
Stars Foundation, badan amal yang didirikan Ferguson, bertujuan untuk memberikan dukungan bagi anak-anak rentan di berbagai negara, termasuk melalui program pendidikan dan kesehatan. Permintaan nasihat dari Epstein ini menunjukkan upaya Ferguson untuk meningkatkan promosi dan dampak dari organisasi amalnya tersebut.
Konteks Hukuman Epstein
Jeffrey Epstein saat itu sedang menjalani hukuman penjara atas pelanggaran seksual terhadap anak di Florida, yang membuat korespondensi ini menjadi kontroversial. Email tersebut terungkap sebagai bagian dari dokumen hukum yang lebih luas terkait kasus Epstein, yang telah menarik perhatian media internasional.
Ferguson, yang merupakan mantan istri Pangeran Andrew dari Inggris, telah lama terlibat dalam kegiatan amal, tetapi hubungannya dengan Epstein telah menimbulkan pertanyaan tentang etika dan keputusan pribadinya. Email ini menambah daftar bukti yang menunjukkan bahwa beberapa tokoh publik tetap berkomunikasi dengan Epstein meskipun reputasinya telah ternoda.
Pengungkapan email ini juga menyoroti bagaimana Epstein, meski dalam penjara, masih dapat memberikan pengaruh dan nasihat kepada individu berpengaruh seperti Ferguson. Hal ini memicu diskusi lebih lanjut tentang jaringan dan koneksi Epstein yang luas, yang telah menjadi subjek investigasi hukum dan media selama bertahun-tahun.



