Priscilla Presley Tegaskan Sarah Ferguson Tidak Pernah Tinggal di Rumahnya
Perwakilan dari Priscilla Presley secara tegas membantah kabar yang beredar di media bahwa Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, pernah tinggal bersamanya. Bantahan ini disampaikan melalui juru bicara resmi Presley sebagai respons terhadap laporan yang mengaitkan Ferguson dengan tempat tinggal sementara di tengah sorotan publik mengenai hubungan masa lalunya dengan Jeffrey Epstein.
Klaim Media yang Ditolak Mentah-mentah
"Itu sepenuhnya tidak benar," tegas juru bicara Presley, seperti dikutip dari laporan PEOPLE pada Senin, 30 Maret 2026. Pernyataan ini langsung menepis spekulasi yang berkembang setelah Page Six pada 4 Maret melaporkan bahwa Ferguson sedang menumpang tinggal di rumah beberapa temannya, termasuk Presley. Laporan tersebut kemudian dikutip ulang oleh Daily Mail, menambah ramainya pemberitaan ini.
Media tersebut juga mengklaim bahwa Ferguson sedang mencari tempat tinggal baru setelah ia dan mantan suaminya, Pangeran Andrew, harus meninggalkan Royal Lodge di Windsor. Namun, bantahan dari pihak Presley menunjukkan bahwa klaim ini tidak memiliki dasar fakta yang kuat.
Latar Belakang Sorotan Publik
Kabar ini muncul di tengah sorotan media yang intens terhadap Sarah Ferguson, terutama terkait hubungan masa lalunya dengan Jeffrey Epstein, seorang finansial yang terlibat dalam skandal kejahatan seksual. Ferguson telah berulang kali menjadi subjek pemberitaan, meskipun ia sendiri telah menyatakan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal Epstein.
Bantahan ini juga mengingatkan pada kasus lain yang melibatkan Ferguson, seperti hebohnya isu kloning corgi Ratu Elizabeth II, di mana ia sebelumnya telah memastikan bahwa dirinya tidak terlibat. Insiden terbaru ini semakin menunjukkan bagaimana informasi yang tidak akurat dapat dengan cepat menyebar di media.
Dampak dari Pemberitaan yang Keliru
Penyebaran kabar yang tidak benar seperti ini dapat memiliki konsekuensi serius, termasuk:
- Merusak reputasi individu yang terlibat tanpa bukti yang jelas.
- Meningkatkan tekanan media pada figur publik seperti Ferguson dan Presley.
- Menyebabkan kebingungan publik mengenai fakta yang sebenarnya terjadi.
Dengan bantahan resmi ini, diharapkan klarifikasi dapat menghentikan penyebaran informasi yang menyesatkan. Priscilla Presley, melalui pernyataan juru bicaranya, menegaskan komitmennya untuk kejujuran dan akurasi dalam menghadapi rumor yang berkembang.



