Febby Carol Ungkap Komunikasi Virgoun dan Inara Rusli Soal Anak Mulai Membaik
Febby Carol: Komunikasi Virgoun-Inara Rusli Soal Anak Membaik

Febby Carol Ungkap Komunikasi Virgoun dan Inara Rusli Soal Anak Mulai Membaik

Kakak Virgoun, Febby Carol, menyampaikan kabar terbaru mengenai hubungan dan komunikasi antara adiknya, Virgoun, dan mantan istrinya, Inara Rusli, terkait pembagian waktu anak. Febby mengungkapkan bahwa situasi tersebut mulai menunjukkan perbaikan, meskipun proses komunikasi masih berlangsung dan belum mencapai keputusan final yang pasti.

Proses Komunikasi Masih Berjalan Tanpa Keputusan Akhir

Dalam keterangannya, Febby Carol menjelaskan bahwa pembahasan mengenai pembagian waktu anak antara Virgoun dan Inara Rusli masih terus berlanjut. "Kalau masalah pembagian anak ini masih berlanjut, jadi belum tahu ujungnya seperti apa. Tapi yang jelas sudah mulai membaik," kata Febby saat ditemui di daerah Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Febby menekankan bahwa meskipun ada kemajuan dalam komunikasi, belum ada kesepakatan final yang dicapai oleh kedua belah pihak. Proses ini masih dalam tahap diskusi dan negosiasi, dengan fokus utama pada kenyamanan dan kepentingan terbaik bagi anak-anak mereka.

Keluarga Sepakat Utamakan Kenyamanan Anak Tanpa Aturan Kaku

Menurut Febby Carol, keluarga besar telah sepakat untuk mengutamakan kenyamanan anak-anak dalam proses pembagian waktu ini. Mereka berkomitmen untuk tidak membuat aturan yang terlalu kaku atau membebani, melainkan mencari solusi yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang stabil dan harmonis bagi anak-anak, meskipun orang tua mereka telah berpisah. Febby menambahkan bahwa prioritas utama adalah memastikan anak-anak tetap merasa aman dan dicintai oleh kedua orang tua mereka.

Dengan komunikasi yang mulai membaik, diharapkan Virgoun dan Inara Rusli dapat segera menemukan titik temu yang adil dan bijaksana untuk pengaturan waktu bersama anak-anak. Febby Carol sebagai anggota keluarga turut mendukung proses ini demi kebaikan semua pihak, terutama anak-anak yang menjadi korban utama dalam perpisahan ini.