Kesuksesan besar waralaba film Wicked yang meraup pendapatan hingga 1,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp21,4 triliun ternyata menyimpan cerita emosional bagi sang bintang utama, Cynthia Erivo. Pemeran Elphaba ini mengungkapkan betapa beratnya tekanan publik yang ia hadapi selama empat tahun terakhir.
Tekanan Publik yang Luar Biasa
Dalam wawancara terbaru bersama Variety, Erivo mengibaratkan pengalamannya berada di dalam "mesin" produksi Wicked seperti terjebak di tengah pusaran tornado. "Kami bertahan sekuat tenaga, dan kami benar-benar berusaha untuk saling menjaga satu sama lain," ujar Erivo merujuk pada hubungannya dengan lawan mainnya, Ariana Grande.
Erivo juga menambahkan bahwa tekanan itu datang dari berbagai sisi, termasuk ekspektasi penggemar yang sangat tinggi terhadap adaptasi musikal Broadway ini. Ia merasa harus memberikan penampilan terbaiknya setiap saat, yang berdampak pada kesehatan mentalnya.
Dukungan dari Rekan Main
Meski berat, Erivo bersyukur memiliki Ariana Grande sebagai rekan kerja yang saling mendukung. "Kami saling mengingatkan untuk tetap waras di tengah hiruk-pikuk ini," katanya. Keduanya menjalin ikatan kuat selama proses syuting yang memakan waktu bertahun-tahun.
Film Wicked sendiri merupakan adaptasi dari musikal Broadway populer yang mengisahkan asal-usul penyihir jahat dari Oz. Kesuksesan box office film ini membuktikan antusiasme penonton yang luar biasa.



