Laleilmanino Ungkap Konsep Vintage Lagu 'Sikilku Iso Muni' untuk Film Na Willa
Laleilmanino Ungkap Konsep Vintage Lagu untuk Na Willa

Laleilmanino Ungkap Konsep Vintage Lagu 'Sikilku Iso Muni' untuk Film Na Willa

Trio musisi Laleilmanino baru-baru ini mengungkapkan konsep kreatif di balik lagu "Sikilku Iso Muni" yang menjadi soundtrack film Na Willa. Berbeda dari lagu sebelumnya seperti "Selalu Ada di Nadimu", mereka sengaja memasukkan unsur musik era 1960-an untuk menyelaraskan dengan dunia film tersebut.

Inspirasi dari Novel dan Suasana Vintage

Lagu ini terinspirasi dari salah satu bab dalam novel Na Willa karya Reda Gaudiamo. Ilman, salah satu anggota trio, menjelaskan bahwa tim produksi film menginginkan suasana vintage dan klasik tahun 60-an. "Mereka pengen bikin mood-nya suasananya seperti vintage, classic tahun 60-an. Di mana akhirnya kita membuat musik yang sedikit bunyinya, genre-nya itu ragtime, dan ada suasana jazz-nya juga era-era 60-an," kata Ilman dalam pertemuan di Jakarta Selatan pada Selasa (10/3/2026).

Perbedaan dengan Karya Sebelumnya

Laleilmanino sengaja mengambil pendekatan berbeda untuk soundtrack ini. Jika karya-karya sebelumnya lebih modern, "Sikilku Iso Muni" dirancang dengan nuansa ragtime dan jazz khas era 60-an. Hal ini bertujuan agar musik lebih masuk dan memperkaya narasi film Na Willa, menciptakan pengalaman audio yang autentik bagi penonton.

Proses kreatif ini menunjukkan fleksibilitas trio dalam bereksperimen dengan genre musik, sekaligus menghormati sumber inspirasi dari novel. Dengan pendekatan ini, Laleilmanino berharap lagu tidak hanya menjadi pengiring, tetapi juga elemen integral yang memperdalam emosi dan cerita dalam film.