KOMPAS.com - Seorang penggemar BTS membagikan kisah emosional tentang bagaimana musik grup idolanya membantu dirinya bertahan melewati masa-masa paling sulit dalam hidup. Jennifer Alverado, perempuan berusia 20 tahun asal California, Amerika Serikat, mengaku BTS menjadi sumber kekuatan saat ia berjuang melawan hipertensi paru hingga harus menjalani transplantasi paru-paru ganda.
Perjuangan Melawan Penyakit
Jennifer menjalani operasi transplantasi pada Oktober 2024 di Stanford Medicine Children's Health, California. Dalam wawancaranya dengan PEOPLE, Jennifer mengatakan dirinya mulai bergantung pada musik BTS sejak pertama kali didiagnosis penyakit paru-paru pada 2021, saat usianya baru 15 tahun. Penyakit hipertensi paru yang dideritanya membuatnya harus menjalani perawatan intensif dan akhirnya membutuhkan transplantasi paru-paru ganda untuk bertahan hidup.
Musik BTS Sebagai Terapi
Menurut Jennifer, musik BTS bukan sekadar hiburan, melainkan terapi yang membantunya melewati rasa sakit dan ketakutan. Lagu-lagu seperti "Spring Day" dan "Magic Shop" memberinya harapan dan kekuatan untuk terus berjuang. Ia sering mendengarkan lagu-lagu BTS sebelum dan sesudah operasi, dan merasa bahwa pesan-pesan positif dalam liriknya membantunya tetap optimis.
Jennifer juga mengungkapkan bahwa komunitas penggemar BTS, atau ARMY, turut mendukungnya melalui pesan-pesan dukungan dan doa. Ia berharap kisahnya bisa menginspirasi orang lain yang sedang berjuang melawan penyakit serius untuk tidak menyerah dan menemukan sumber kekuatan mereka sendiri, entah itu musik, keluarga, atau hal lainnya.



