Ahmad Dhani Soroti Perizinan Lagu, Sebut Ariel NOAH dan Pongki Barata Tak Perlu Izin
Dhani Soroti Perizinan Lagu, Sebut Ariel dan Pongki Tak Perlu Izin

Ahmad Dhani Soroti Praktik Perizinan Lagu di Kongres Komposer Nasional

Musisi ternama Ahmad Dhani menjadi pembicara dalam Kongres Nasional Komposer Seluruh Indonesia yang diselenggarakan di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 4 Maret 2026. Dalam forum tersebut, Dhani secara terbuka membahas isu sensitif terkait perizinan lagu, yang kerap menjadi perdebatan di industri musik Indonesia.

Perbandingan Praktik Antar Musisi

Dhani menyoroti perbedaan pendekatan di antara para komposer. Ia menyinggung nama Ariel NOAH, vokalis band NOAH, dan Pongki Barata, musisi dan pencipta lagu ternama. Menurut Dhani, kedua tokoh ini dikenal karena memperbolehkan karya-karya mereka dinyanyikan atau dimainkan dalam berbagai acara tanpa memerlukan izin terlebih dahulu dari pemegang hak cipta.

"Salah satu komposer yang berkenan lagunya tidak perlu izin untuk dimainkan adalah Ariel NOAH. Satu lagi yang kita kenal adalah Pongki Barata. Dua tokoh ini, mereka enggak apa-apa kalau lagunya enggak pakai izin," ungkap Dhani dalam sesi diskusi kongres.

Kontras dengan Musisi Senior

Sebaliknya, Dhani membandingkan sikap tersebut dengan praktik yang dipegang oleh musisi-musisi senior seperti Fariz RM dan Indra Lesmana. Kedua musisi legendaris ini dikenal sangat ketat dalam hal perizinan, di mana mereka mengharuskan adanya izin resmi jika karya mereka akan dibawakan dalam konser atau pertunjukan lainnya.

Pernyataan Dhani ini mengangkat diskusi tentang pentingnya menghormati hak cipta di satu sisi, serta fleksibilitas dalam berbagi karya seni di sisi lain. Kongres tersebut bertujuan untuk membahas standar dan regulasi di industri musik, termasuk aspek legal seperti perizinan ini.

Acara yang dihadiri oleh berbagai komposer dan pemangku kepentingan musik ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih jelas untuk melindungi hak kreator sekaligus mendukung perkembangan musik nasional. Dhani, sebagai figur yang vokal, menekankan perlunya keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan semangat kolaborasi dalam dunia musik.