Mantan CEO HYBE Bantah Pernyataan Viral Soal Nilai ADOR Tanpa Min Hee Jin
Mantan CEO HYBE Bantah Pernyataan Viral Soal ADOR

Mantan CEO HYBE Klaim Pernyataan Viral Soal ADOR Disalahartikan Pengadilan

Mantan CEO HYBE, Park Ji Won, secara resmi menanggapi putusan pengadilan terkait sengketa hak jual saham dengan mantan pimpinan ADOR, Min Hee Jin. Dalam wawancara eksklusif dengan media Newsis yang dilakukan pada tanggal 14 April, Park dengan tegas menyatakan bahwa pengadilan telah keliru dalam menafsirkan pernyataannya yang sebelumnya viral di media sosial dan berbagai platform berita.

Konteks Negosiasi Bisnis Internal

Park Ji Won menjelaskan bahwa pernyataan kontroversialnya yang berbunyi "tanpa Min Hee Jin, nilai ADOR adalah nol" tidak boleh dipahami secara harfiah atau literal oleh publik maupun pihak berwenang. Menurut penjelasan mendalam dari mantan eksekutif puncak tersebut, kalimat itu diucapkan secara spesifik dalam konteks negosiasi bisnis internal yang intens antara manajemen HYBE dan para eksekutif di anak perusahaan.

"Pernyataan itu muncul sebagai bagian dari strategi komunikasi untuk meredakan ketegangan yang sedang memuncak saat itu," ujar Park Ji Won kepada Newsis. Ia menambahkan bahwa situasi tersebut terjadi dalam pembahasan tertutup yang bertujuan menenangkan eksekutif anak perusahaan yang tengah menunjukkan ketidakpuasan terhadap beberapa kebijakan korporat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Putusan Pengadilan dan Sengketa Saham

Sengketa hukum antara Park Ji Won dan Min Hee Jin ini berpusat pada hak jual saham di ADOR, salah satu anak perusahaan penting di bawah naungan HYBE yang dikenal sebagai rumah bagi grup idola ternama. Putusan pengadilan sebelumnya dianggap oleh Park telah mengabaikan nuansa kontekstual dari pernyataannya yang viral tersebut.

Park menekankan bahwa dalam dunia bisnis dan negosiasi korporat, sering kali terdapat penggunaan bahasa yang bersifat hiperbolis atau retoris untuk mencapai tujuan tertentu. "Ini adalah bahasa negosiasi, bukan pernyataan faktual yang dapat dijadikan dasar hukum secara mentah-mentah," tegasnya. Ia berharap penjelasan ini dapat memberikan perspektif yang lebih lengkap mengenai dinamika internal yang terjadi di balik layar perusahaan hiburan tersebut.

Konflik antara HYBE dan ADOR telah menjadi sorotan publik dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah gugatan senilai Rp 500 miliar resmi diajukan ke pengadilan. Pernyataan Park Ji Won ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi terhadap salah satu elemen kunci dalam perseteruan hukum yang sedang berlangsung tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga