Film pendek Indonesia berjudul Vaterland (A Bule Named Yanto) karya sutradara Berthold Wahjudi berhasil meraih penghargaan bergengsi PRIX CANAL+ du Court Métrage di ajang La Semaine de la Critique, Cannes Film Festival 2026. Pengumuman tersebut disampaikan pada malam penutupan Cannes Critics' Week edisi ke-65 yang digelar pada Rabu, 21 Mei 2026.
Prestasi di Kancah Internasional
Film yang diproduksi bersama oleh Madfilms (Jerman) dan Aftersun Creative (Indonesia) ini tampil dalam kompetisi resmi Cannes Critics' Week. Sebelumnya, film ini melakukan pemutaran perdana dunia pada 19 Mei 2026. Ajang tersebut berhasil menyeleksi karya dari lebih dari 1.050 pengajuan yang berasal dari 106 negara, menjadikan pencapaian ini sangat membanggakan bagi perfilman Indonesia.
Tentang Vaterland
Vaterland mengisahkan perjalanan seorang bule bernama Yanto yang mencari identitasnya di Indonesia. Melalui sudut pandang yang unik, film ini mengeksplorasi tema kebangsaan dan pencarian jati diri. Keberhasilan film ini tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, tetapi juga membuktikan bahwa karya-karya pendek Indonesia mampu bersaing dengan film-film dari seluruh dunia.
Penghargaan PRIX CANAL+ du Court Métrage merupakan salah satu penghargaan paling prestisius di dunia film pendek, dan kemenangan ini membuka peluang besar bagi para sineas Indonesia untuk terus berkarya di tingkat global.



