Upie Guava Garap Film Sci-Fi Anak Pelangi di Mars, Prihatin Imajinasi Generasi Muda Pudar
Upie Guava Garap Film Sci-Fi Anak, Prihatin Imajinasi Muda Pudar

Sutradara berpengalaman di industri video klip musik, Upie Guava, secara terbuka mengungkapkan motivasi mendalam di balik keputusannya untuk menggarap film fiksi ilmiah yang ditujukan bagi anak dan keluarga di Indonesia, berjudul Pelangi di Mars. Dalam sebuah acara khusus yang digelar di kawasan Rasuna Said pada Sabtu, 14 Maret 2026, yang meliputi media screening dan konferensi pers, pria yang dikenal malang melintang di dunia hiburan ini menyampaikan kegelisahan pribadinya.

Keprihatinan atas Generasi Digital

Upie Guava mengaku merasa gelisah dan prihatin saat mengamati perkembangan anak-anak di era modern saat ini. Menurut pandangannya, generasi muda sekarang mulai kehilangan daya imajinasi yang kaya serta mimpi-mimpi besar untuk menaklukkan dunia, suatu hal yang dahulu sangat menonjol pada masa kecilnya.

Kenangan Masa Kecil yang Membentuk

"Kami itu dulu tumbuh di zaman yang mungkin cukup beruntung. Kita belum kenal internet, kita tumbuh dengan tontonan seperti Star Wars, Back to the Future, Jurassic Park, dan komik Tintin. Literasi dari karya-karya itulah yang membuat kita ingin buru-buru menjadi dewasa, karena terdorong oleh keinginan untuk menaklukkan dunia," kenang Upie Guava dengan penuh nostalgia.

Ia menekankan bahwa pengalaman masa kecilnya yang dipenuhi dengan kisah-kisah fiksi ilmiah dan petualangan telah membentuk cara berpikir dan aspirasinya. Kini, dengan hadirnya Pelangi di Mars, Upie berharap dapat menyalakan kembali api imajinasi pada anak-anak Indonesia, menginspirasi mereka untuk bermimpi besar dan menjelajahi kemungkinan tanpa batas, layaknya petualangan di planet Mars yang digambarkan dalam film tersebut.

Film ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga diharapkan menjadi media edukasi yang menyenangkan, memperkenalkan konsep sains dan teknologi dalam kemasan yang menarik bagi penonton muda. Upie Guava berkomitmen untuk menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bermakna, sebagai kontribusinya dalam membentuk generasi penerus yang kreatif dan berani bermimpi.