JAKARTA, Nusantara Daily - Komika Tretan Muslim resmi dipercaya sebagai pemeran utama dalam film terbaru karya Bayu Skak yang berjudul Foufo. Film ini mengusung kekhasan budaya Madura dengan porsi dialog 70 persen menggunakan Bahasa Madura, sesuai latar tempat cerita.
Tretan Muslim Akui Sempat Bingung dengan Bahasa Madura
Meskipun berasal dari Madura, Tretan Muslim mengaku sempat kebingungan dengan Bahasa Madura yang digunakan dalam film. Ia mengungkapkan hal tersebut saat konferensi pers di Plaza Senayan, Rabu (17/6/2026).
"Ini pada saat proses film pas reading itu ada masalah di mau pakai bahasa Madura daerah mana?" ujar Muslim. Ia menambahkan bahwa variasi dialek Madura cukup beragam, sehingga tim produksi harus menentukan pilihan dialek yang tepat untuk konsistensi film.
Bayu Skak dan Ambisi Film Madura
Bayu Skak, sutradara sekaligus penulis skenario, sengaja menggunakan Bahasa Madura sebagai ciri khas film Foufo. Menurutnya, penggunaan bahasa daerah ini menjadi daya tarik tersendiri dan bentuk apresiasi terhadap budaya Madura.
Film Foufo juga menandai debut akting Ade Kurniawan, pengisi suara Spongebob versi Indonesia, yang ikut meramaikan film ini. Ade Kurniawan sebelumnya dikenal luas sebagai pengisi suara karakter Spongebob Squarepants dalam versi bahasa Indonesia.
Proses Produksi dan Tantangan
Proses reading naskah menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain, terutama bagi Tretan Muslim yang harus beradaptasi dengan dialek Madura yang dipilih. Tim produksi pun bekerja keras untuk memastikan dialog terdengar natural dan autentik.
Film Foufo diharapkan dapat menjadi tontonan yang menghibur sekaligus memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya Madura kepada khalayak yang lebih luas. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis film ini.



