Rio Dewanto Ungkap Tantangan Pakai Kostum Astronot Berat di Film Pelangi di Mars
Rio Dewanto Tantangan Kostum Astronot di Pelangi di Mars

Rio Dewanto Ungkap Tantangan Pakai Kostum Astronot Berat di Film Pelangi di Mars

Aktor Rio Dewanto baru-baru ini membagikan pengalaman unik sekaligus menantang saat membintangi film fiksi ilmiah anak berjudul Pelangi di Mars. Dalam film tersebut, suami dari Atiqah Hasiholan ini berperan sebagai Ayah Banyu, seorang astronot yang harus mengenakan kostum luar angkasa dengan desain khusus.

Kostum Luar Angkasa yang Berat dan Detail

Rio Dewanto mengungkapkan bahwa kostum yang ia kenakan selama syuting memiliki karakteristik yang cukup berat, tebal, dan dilengkapi dengan banyak detail aksesori. Kostum ini dirancang untuk menciptakan kesan autentik sebagai pakaian astronot, sehingga memberikan tantangan tersendiri bagi aktor yang biasa berakting dalam berbagai peran.

"Saya diwajibkan mengenakan kostum luar angkasa yang tidak hanya berat, tetapi juga memiliki banyak elemen detail yang harus diperhatikan. Ini benar-benar pengalaman yang berbeda dari film-film sebelumnya," kata Rio Dewanto dalam sebuah wawancara.

Pengalaman Unik Memakai Ciput

Salah satu momen yang paling berkesan bagi Rio Dewanto selama proses syuting adalah ketika ia harus memakai ciput sebagai bagian dari kostum astronot tersebut. Ia mengaku bahwa pengalaman ini memberinya wawasan baru tentang bagaimana rasanya menjadi seorang astronot dengan atribut yang lengkap.

"Yang tidak bisa saya lupakan adalah saat harus pakai ciput. Saya jadi paham dan berterima kasih kepada ibu-ibu berhijab yang biasa memakai ciput dalam keseharian mereka. Rasanya unik sekali, seolah-olah saya benar-benar merasakan bagaimana jadi astronot dengan ciput," ujar Rio Dewanto sambil tertawa dalam acara konferensi pers film Pelangi di Mars yang diadakan di kawasan Rasuna Said pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Konteks Film Pelangi di Mars

Film Pelangi di Mars merupakan karya fiksi ilmiah yang ditujukan untuk penonton anak-anak, dengan cerita yang mengangkat tema petualangan di luar angkasa. Peran Rio Dewanto sebagai Ayah Banyu, seorang astronot, diharapkan dapat menginspirasi anak-anak untuk tertarik pada sains dan eksplorasi antariksa.

Pengalaman syuting ini tidak hanya menambah portofolio akting Rio Dewanto, tetapi juga memberinya pelajaran berharga tentang ketekunan dan adaptasi dalam menghadapi tantangan teknis di balik layar. Dengan kostum yang rumit, ia harus tetap fokus pada penjiwaan karakter agar film dapat disajikan dengan maksimal kepada penonton.