Rumah produksi Come and See Pictures secara resmi telah merilis trailer perdana untuk film terbaru berjudul Ghost in the Cell. Film yang ditulis dan disutradarai oleh Joko Anwar ini langsung menarik perhatian publik melalui elemen musik yang tidak biasa dalam trailernya.
Lagu Anak-anak dengan Nuansa Mencekam
Sejak trailer tersebut diputar, penonton disuguhkan dengan alunan lagu 'Cicak-cicak di Dinding' yang dibawakan dengan nuansa jauh lebih seram dan mencekam dibandingkan versi aslinya yang ceria. Penggunaan lagu anak-anak klasik ini menciptakan kontras yang kuat dengan visual film yang bergenre horor.
Ide Murni dari Sutradara
Joko Anwar, dalam sebuah pertemuan di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026), mengungkapkan bahwa ide untuk menempatkan lagu tersebut sepenuhnya berasal dari dirinya sendiri. "Idenya dari aku. Dari aku nulis tuh di kepalaku," kata Joko dengan tegas.
Sutradara berbakat ini menjelaskan bahwa konsep tersebut muncul secara spontan selama proses penulisan naskah. Ia membayangkan bagaimana lagu yang biasa dinyanyikan anak-anak dapat diubah menjadi elemen yang menegangkan dan memperkuat atmosfer horor dalam film.
Respons Positif dari Penonton
Trailer Ghost in the Cell telah mendapatkan sambutan yang meriah, termasuk dalam ajang bergengsi Berlinale 2026. Penggunaan lagu 'Cicak-cicak di Dinding' disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang membuat trailer ini viral dan banyak dibicarakan di media sosial.
Beberapa poin menarik dari film ini meliputi:
- Kombinasi unik antara elemen tradisional Indonesia dengan genre horor modern.
- Pendekatan kreatif Joko Anwar dalam memanipulasi lagu anak-anak untuk menciptakan ketegangan.
- Ekspektasi tinggi dari penonton mengingat kesuksesan film-film sebelumnya karya sutradara ini.
Ghost in the Cell diprediksi akan menjadi salah satu film horor Indonesia yang paling dinantikan pada tahun 2026, dengan rilis resmi yang dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang.