Imelda Therrine Hadapi Tantangan Berat Belajar Bahasa Manado untuk Film Songko
Aktris berbakat Imelda Therrine baru-baru ini mengungkapkan pengalamannya yang penuh tantangan dalam mempelajari Bahasa Manado untuk persiapan perannya di film berjudul Songko. Film yang berlatar belakang kawasan Minahasa ini menuntut Imel, sapaan akrabnya, untuk menguasai bahasa daerah tersebut agar dialog yang diucapkan terasa lebih natural dan autentik bagi penonton.
Proses Belajar yang Intens dan Penuh Dedikasi
Dalam sebuah kesempatan di Jakarta Pusat, Imelda Therrine berbagi cerita tentang perjuangannya. "Mungkin challenge-nya sendiri aku belajar banyak sih. Bahasa. Bahasa tuh 80 persen Bahasa Manado," ujarnya dengan jujur. Ia mengakui bahwa proses belajar bahasa baru ini bukanlah perkara mudah, terutama karena tuntutan akting yang harus tampil meyakinkan dan sesuai dengan konteks budaya Minahasa.
Dengan latar film yang kental akan nuansa lokal, Imel merasa perlu mendalami tidak hanya bahasa, tetapi juga aspek budaya dan kehidupan masyarakat Minahasa. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa penampilannya di layar dapat menghadirkan pengalaman yang mendalam dan menghormati kekayaan budaya Indonesia.
Komitmen Tinggi demi Kualitas Akting
Imelda Therrine menekankan bahwa dedikasinya dalam belajar Bahasa Manado adalah bagian dari komitmennya sebagai seorang aktris. Ia percaya bahwa penguasaan bahasa daerah akan memperkaya karakter yang diperankannya, sehingga film Songko tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya.
Proses ini melibatkan latihan intensif, termasuk bekerja sama dengan pelatih bahasa dan berinteraksi dengan penutur asli Bahasa Manado. Imel berharap upayanya ini dapat menginspirasi para pemain film lain untuk lebih serius dalam mempersiapkan peran, terutama yang melibatkan elemen budaya lokal.
Dengan demikian, film Songko tidak hanya diharapkan sukses secara komersial, tetapi juga berkontribusi dalam mempromosikan keberagaman bahasa dan budaya Indonesia kepada khalayak yang lebih luas.



