JAKARTA - Sutradara ternama Hanung Bramantyo mengungkapkan bahwa dirinya sempat dilanda rasa takut ketika pertama kali dipercaya untuk mengadaptasi film klasik asal Iran, Children of Heaven, ke dalam versi Indonesia. Kepercayaan tersebut datang langsung dari produser berpengaruh, Manoj Punjabi, yang secara khusus memilih Hanung untuk menggarap proyek remake film tersebut.
Dua Hal yang Membuat Hanung Bramantyo Cemas
Dalam konferensi pers yang digelar di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/3/2026), Hanung Bramantyo secara terbuka membagikan perasaannya. "Karena pada awalnya ketika ditawari sama Pak Manoj untuk me-remake film ini, ada dua hal yang membuat saya takut," ujar sutradara yang dikenal dengan karya-karya emosionalnya itu.
Ketakutan Pertama: Genre Drama Anak-Anak
Hanung Bramantyo menjelaskan bahwa ketakutan utamanya berkaitan dengan genre film yang berfokus pada drama anak-anak. Menggarap cerita yang melibatkan karakter anak-anak membutuhkan pendekatan yang sangat berbeda dan sensitif, terutama dalam menangkap emosi serta dinamika hubungan yang autentik.
Dia menambahkan bahwa film Children of Heaven sendiri merupakan karya yang sangat dihormati di dunia perfilman internasional, sehingga tekanan untuk menghadirkan adaptasi yang setara atau bahkan lebih baik sangatlah besar. Hanung merasa bahwa tanggung jawab ini tidak hanya sekadar membuat film, tetapi juga menjaga esensi dan pesan moral dari karya aslinya.
Produser Manoj Punjabi, yang dikenal dengan visinya dalam membawa kisah-kisah universal ke layar lebar Indonesia, tampaknya yakin bahwa Hanung Bramantyo adalah sosok yang tepat untuk tugas ini. Kepercayaan ini didasarkan pada rekam jejak Hanung dalam menyutradarai film-film yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan emosi mendalam.
Meskipun dihantui ketakutan awal, Hanung Bramantyo menyatakan bahwa tantangan ini justru memotivasinya untuk bekerja lebih keras. Dia berkomitmen untuk menghadirkan adaptasi yang tidak hanya menghormati film asli, tetapi juga mampu menyentuh hati penonton Indonesia dengan konteks lokal yang relevan.
Proyek remake Children of Heaven ini diharapkan dapat menjadi salah satu karya penting dalam karier Hanung Bramantyo, sekaligus memperkaya khazanah perfilman Indonesia dengan kisah yang inspiratif dan universal. Para penggemar film kini menantikan bagaimana sutradara berbakat ini akan menerjemahkan masterpiece Iran tersebut ke dalam budaya Nusantara.
