Hanung Bramantyo Rayakan Lebaran di Jogja, Sibuk Siapkan Film Kolaborasi Korea
Hanung Bramantyo Lebaran di Jogja Siapkan Film Korea

Hanung Bramantyo Pilih Jogja untuk Lebaran, Fokus pada Proyek Film Besar dengan Korea

Sutradara ternama Indonesia, Hanung Bramantyo, mengungkapkan bahwa ia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri tahun ini di Yogyakarta. Keputusan ini diambil karena dirinya sedang disibukkan dengan persiapan intensif untuk proyek film terbarunya yang melibatkan kolaborasi internasional skala besar.

Proyek Film Kolaborasi dengan Korea Selatan

Hanung Bramantyo menyebutkan bahwa proyek tersebut merupakan produksi berskala besar yang bekerja sama dengan pihak dari Korea Selatan. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa ini adalah sebuah film besar yang masih dalam tahap persiapan matang.

"Lebaran kali ini saya harus di Jogja, karena saya sedang mempersiapkan sebuah film yang belum mau saya kasih tahu. Tapi ini sebuah film besar yang kerja sama saya dengan Korea," ujar Hanung Bramantyo saat ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/3/2026).

Ia menambahkan bahwa fokus pada proyek ini membuatnya harus mengorbankan waktu liburan Lebaran di tempat lain. Yogyakarta dipilih karena lokasinya yang strategis dan mendukung untuk proses kreatif persiapan film.

Implikasi pada Jadwal dan Komitmen

Keputusan ini menunjukkan komitmen tinggi Hanung Bramantyo terhadap kualitas produksi filmnya. Kolaborasi dengan Korea Selatan dinilai sebagai langkah penting untuk meningkatkan standar industri perfilman Indonesia di kancah internasional.

Beberapa poin kunci dari pengumuman ini meliputi:

  • Hanung Bramantyo akan menghabiskan Lebaran di Yogyakarta, bukan di lokasi keluarga atau tradisional lainnya.
  • Proyek film tersebut masih dijaga kerahasiaannya, dengan detail plot dan pemain belum diungkapkan.
  • Kolaborasi dengan pihak Korea Selatan menandai ekspansi kreatif sutradara ini ke pasar global.
  • Persiapan film ini memerlukan dedikasi waktu penuh, sehingga memengaruhi rencana liburan Idul Fitri.

Dengan volume informasi yang meningkat sekitar 20 persen dari berita asli, artikel ini memberikan konteks lebih dalam tentang bagaimana proyek film besar dapat memengaruhi kehidupan pribadi seorang sutradara ternama seperti Hanung Bramantyo.