Warga Tak Tahu CFD Bundaran HI Ditiadakan Saat Waisak, Begini Ceritanya
Warga Tak Tahu CFD Bundaran HI Ditiadakan Saat Waisak

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi ini. Keputusan ini diambil dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak. Meski sudah diumumkan secara resmi, sejumlah warga mengaku tidak mengetahui bahwa CFD ditiadakan. Mereka tetap berdatangan dan berolahraga seperti biasa di area tersebut.

Warga Berolahraga Seperti Biasa Tanpa Tahu CFD Ditiadakan

Salah seorang warga bernama Izan (20) mengaku tidak tahu bahwa CFD ditiadakan pada hari ini. Ia tetap berolahraga di sekitar Bundaran HI, seperti yang biasa ia lakukan setiap hari Minggu. "Nggak tahu (CFD ditiadakan). Tapi ya saya olahraga kayak biasa hari Minggu aja di sini. Yang lain juga banyak yang olahraga soalnya, kan," ujar Izan saat ditemui di Bundaran HI pada Minggu (31/5/2026).

Meskipun CFD ditiadakan, Izan mengaku tidak merasa terganggu dengan keberadaan kendaraan bermotor yang melintas. Menurutnya, para warga yang berolahraga juga tidak menghalangi jalan kendaraan. "Aman aja sih saya, soalnya mobil sama motor yang lewat juga nggak banyak. Yang olahraga juga nggak ngehalangin banget mobil yang lewat kayaknya," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pedagang Minuman Kecewa Karena Sepi Pembeli

Seorang pedagang minuman 'starling', Rohman (26), juga mengaku tidak mengetahui jika CFD hari ini ditiadakan. Ia mengira CFD tetap digelar seperti biasa. "Nggak tahu, kirain iya (CFD digelar)," kata Rohman saat ditemui di sekitar Bundaran HI.

Rohman mengaku bahwa dagangannya biasanya lebih ramai saat CFD. Namun, meskipun CFD ditiadakan, ia menyebut bahwa pada hari Minggu biasa, dagangannya baru ramai pada siang hari. "CFD biasanya sih (lebih ramai). Pas kalau Minggu ini, kalau hari libur kayak gini, yang ramai itu entar, Bang. Habis Zuhur lah," ujarnya.

Pengemudi Ojol Sudah Tahu dan Berharap Warga Tertib

Berbeda dengan Izan dan Rohman, seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Nugie (25) sudah mengetahui bahwa CFD ditiadakan hari ini. Pengetahuan itu membuatnya berburu penumpang di sekitar Bundaran HI. "Iya, saya tahu dari berita-berita hari ini bukan CFD," kata Nugie.

Nugie menyebut bahwa keberadaan warga yang berolahraga membuatnya tidak bisa berkendara dengan kecepatan tinggi. Namun, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut. "Ya pasti saya nggak bisa bawa kenceng aja sih sekarang. Tapi nggak apa-apa lah, yang olahraganya juga pada di pinggir," katanya.

Nugie berharap para warga yang berolahraga di sekitar lokasi dapat menjaga ketertiban dan tidak menghalangi kendaraan yang lewat. "Penginnya pada tertib aja lah ya Bang, saling menghargai aja sama motor, mobil yang lewat. Jangan ngehalangin jalan itu aja sih," imbuhnya.

Alasan Peniadaan CFD Saat Waisak

Sebagai informasi, CFD ditiadakan pada 31 Mei dalam rangka peringatan Waisak oleh Pemprov DKI Jakarta. Pengumuman mengenai peniadaan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta (@dishubdkijakarta). "HBKB Minggu 31 Mei 2026 ditiadakan," tulis dishubdkijakarta dalam unggahannya yang dilihat pada Kamis (28/5).

Keputusan untuk meniadakan area bebas kendaraan ini mengacu pada Pasal 5 ayat (1) Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di wilayah Jakarta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga