Sandiaga Uno Gelar Mentoring Rocket 2026 untuk Kembangkan Wirausahawan dan Buka Lapangan Kerja
Founder Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy, Sandiaga Uno, menggelar kegiatan mentoring untuk melahirkan wirausahawan tangguh. Program ini bertujuan membuka lapangan kerja dan mengakselerasi usaha muda di Indonesia.
Program Inkubasi untuk Akselerasi Usaha Muda
Kegiatan Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 diselenggarakan di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu, 7 Februari 2026. Acara ini diikuti oleh 50 peserta yang mewakili 50 merek terpilih dari Batch 1 Gelombang 1 Program Rocket Incubation 2026. Peserta terdiri dari pelaku usaha muda dan calon wirausahawan dari berbagai sektor bisnis.
Sandiaga Uno menjelaskan bahwa mentoring ini merupakan bagian dari tahapan inkubasi Rocket Incubation 2026 yang dirancang untuk membina dan mengakselerasi pelaku usaha muda. "Program ini difokuskan pada pendampingan yang aplikatif dan berorientasi pada pengembangan bisnis agar para pelaku usaha muda memiliki fondasi yang kuat dan berkelanjutan," ujarnya melalui keterangan tertulis pada Rabu, 11 Februari 2026.
Fokus pada Karakter, Integritas, dan Dampak Sosial
Selain meningkatkan kemampuan kewirausahaan, Rocket Incubation 2026 bertujuan membentuk karakter dan integritas para pelaku usaha muda. Sandiaga Uno menekankan bahwa wirausahawan muda sebagai generasi penggerak ekonomi harus mampu mandiri dan berdampak sosial. "Rocket Incubation 2026 tidak hanya berfokus pada pertumbuhan usaha, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, serta tanggung jawab sosial para pelaku usaha muda," paparnya.
Rangkaian Kegiatan Selama 6 Bulan
Program ini berlangsung selama 6 bulan dengan metode mentorship offline dan online. Rangkaian kegiatan disusun secara terstruktur, dimulai dari registrasi peserta, sesi pembukaan, hingga pendampingan intensif. Pada sesi mentoring pertama, peserta mendapatkan materi mengenai Value Proposition Design (VPD) untuk membekali kemampuan menyusun proposisi nilai yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Peserta juga mempresentasikan value produk atau usaha mereka sebagai pengujian awal, dilengkapi dengan praktik penyusunan VPD yang didampingi mentor dan post test. Selanjutnya, sesi literasi keuangan dan permainan interaktif difasilitasi oleh OCBC Syariah untuk meningkatkan pemahaman dasar pengelolaan keuangan usaha.
Materi Analisis Kompetitor dan Riset Pasar
Memasuki sesi mentoring kedua, peserta dibekali materi analisis kompetitor dan riset pasar. Materi ini mencakup teknik mengidentifikasi peluang pasar, menganalisis pesaing, serta memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Sesi ini juga dilengkapi dengan praktik berbasis studi kasus dan post test.
Kegiatan ditutup dengan sesi Games Rocket untuk meningkatkan keterlibatan dan kekompakan, diikuti evaluasi dan dokumentasi sebagai rangkaian akhir Offline Mentoring Rocket Incubation 2026. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan wirausahawan dan pembukaan lapangan kerja di Indonesia.