Mendes Yandri Dukung Penuh Pengembangan Desa Tematik Buah Naga di Luwuk Utara
Mendes Yandri Dukung Desa Tematik Buah Naga di Luwuk Utara

Mendes Yandri Dukung Penuh Pengembangan Desa Tematik di Luwuk Utara

Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto terus menunjukkan komitmen kuatnya untuk menyukseskan program desa-desa tematik di seluruh Indonesia. Komitmen ini ia wujudkan melalui kunjungan langsung ke Desa Lenyek, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, di mana ia berdialog dengan masyarakat setempat.

Fokus pada Potensi Buah Naga dan Wisata

Dalam kunjungan tersebut, Yandri menyatakan bahwa kedatangannya ke Desa Lenyek didorong oleh pengetahuan bahwa desa ini telah menetapkan buah naga sebagai komoditas unggulan dalam pengembangan desa tematik. Ia mengapresiasi potensi luar biasa yang dimiliki desa ini, tidak hanya dalam sektor pertanian tetapi juga sebagai desa wisata yang perlu terus dikembangkan.

Yandri menegaskan bahwa Kemendes PDT akan memberikan bantuan khusus untuk Desa Lenyek. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung berbagai potensi desa, termasuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), desa tematik buah naga, dan desa wisata. "Insya Allah dari Kementerian Desa nanti akan ada bantuan untuk Desa Lenyek. Kita ada program desa wisata, desa ekspor, kemudian BUM Desa, pasar desa. Nanti saya bicara sama Pak Bupati, mana yang mau diutamakan," ujar Yandri dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tanggapi Keluhan Masyarakat Secara Langsung

Selain mendukung potensi desa, Yandri juga mendengarkan keluhan masyarakat Desa Lenyek selama dialog. Beberapa masalah yang diangkat meliputi:

  • Akses infrastruktur yang masih terbatas.
  • Kurangnya ruang kelas di sekolah setempat.
  • Belum sampainya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah Desa Lenyek.

Menanggapi permasalahan ini, Yandri berjanji akan segera menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Badan Gizi Nasional.

"Jadi di SD Lenyek Kecamatan Luwuk Utara katanya anak-anak sekolah ini belajar di luar kelas, tidak punya ruang kelas, jadi mohon Pak Abdul Mu'ti (Mendikdasmen) yang baik mohon SD Lenyek kita bantu biar anak-anak jadi orang hebat," ungkap Yandri.

Ia menambahkan, "Yang belum dapat MBG, ini Prof Dadan Kepala BGN, ternyata di kampung-kampung, di SD, di sekolah-sekolah Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai belum dapat MBG nanti bisa koordinasi dengan Pak Bupati untuk dibangun dapurnya nanti."

Harapan untuk Penyelesaian Masalah dan Pemanfaatan Potensi

Yandri berharap bahwa kunjungannya ke Desa Lenyek dapat menjadi langkah awal untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di desa tersebut. Ia juga ingin memastikan bahwa potensi-potensi desa di seluruh Indonesia, termasuk di Luwuk Utara, dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Banggai Amirudin serta jajaran forkopimda Kabupaten Banggai. Mendampingi Mendes PDT dalam kunjungan ini adalah Kepala BPI Kemendes PDT Mulyadin Malik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga