Kisah Wanita Muda China Beternak 60.000 Ular Berbisa, Raup Rp2,5 M per Tahun
Beternak 60.000 Ular Berbisa, Wanita China Raup Rp2,5 M

Seorang perempuan muda di China menjadi sorotan setelah memilih kembali ke kampung halamannya untuk beternak lebih dari 60.000 ular berbisa dan meraup pendapatan hingga lebih dari 1 juta yuan atau sekitar Rp2,5 miliar per tahun.

Kembali ke Desa demi Usaha Keluarga

Perempuan bermarga Qin itu lahir pada 1995 dan berasal dari Guilin, Provinsi Guangxi, China bagian selatan. Dua tahun setelah lulus kuliah, ia memutuskan kembali ke desa untuk membantu sang ayah mengelola usaha peternakan ular.

Peternakan dengan Ribuan Ular Berbisa

Sebagaimana dilansir SCMP pada Senin (20/4/2026), Qin kini diketahui mengelola lebih dari 60.000 reptil, termasuk lebih dari 50.000 ular "five-step snake" yang dikenal sangat berbisa, serta hampir 10.000 ular kobra. Ular-ular tersebut dipelihara dalam kandang khusus dan dirawat dengan baik untuk memastikan kesehatan serta produktivitasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Keputusan Qin untuk meninggalkan kehidupan perkotaan dan fokus pada peternakan ular tidaklah mudah. Namun, ia berhasil membuktikan bahwa usaha tersebut dapat memberikan penghasilan yang sangat menjanjikan. Selain menjual ular hidup, ia juga memanfaatkan bisa ular untuk keperluan medis dan kosmetik, yang memiliki nilai jual tinggi di pasar China.

Keberhasilan Qin menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di China yang mulai melirik sektor peternakan sebagai peluang bisnis yang menguntungkan. Dengan kerja keras dan dedikasi, ia mampu mengubah peternakan ular milik keluarganya menjadi sumber pendapatan utama yang luar biasa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga