Tempo Scan Lepas 3.000 Pemudik Gratis Jelang Lebaran 2026 dari Istiqlal
Tempo Scan Lepas 3.000 Pemudik Gratis Jelang Lebaran

Tempo Scan Fasilitasi Mudik Gratis 3.000 Warga Jelang Idul Fitri

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026, kerinduan untuk pulang ke kampung halaman kembali membara di hati masyarakat Indonesia. Tradisi mudik yang sarat makna kebersamaan ini mendapat dukungan nyata dari Tempo Scan Group melalui program Mudik Gratis bertema "Mudik Sepenuh Hati 100% Indonesia dari Generasi ke Generasi Bersama Membangun Negeri."

52 Bus Antar Ribuan Pemudik ke Berbagai Daerah

Pada tahun 2026 ini, Tempo Scan menyediakan 52 bus untuk mengantarkan sekitar 3.000 peserta dari Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra. Rute yang dilayani mencakup Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, hingga Lampung. Setiap peserta tidak hanya mendapatkan fasilitas transportasi gratis, tetapi juga goodie bag menarik dan kesempatan memenangkan hadiah doorprize serta kuis, termasuk hadiah uang tunai.

Pelepasan peserta mudik berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang dipilih sebagai simbol persatuan dan keberagaman umat Muslim Indonesia. Dari tempat bersejarah ini, ribuan pemudik memulai perjalanan pulang dengan harapan dapat merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta di kampung halaman.

Komitmen 72 Tahun untuk Kebermanfaatan

Executive Chairman & Founder Tempo Scan Group, Handojo S. Muljadi, menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan wujud komitmen perusahaan yang telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama lebih dari tujuh dekade. "Selama 72 tahun kami berpegang pada nilai tanggung jawab dan kebermanfaatan. Nilai ini menjadi dasar dalam membangun hubungan kerja sama yang berkelanjutan dengan para mitra usaha," ujar Handojo.

Ia berharap program ini dapat membantu meringankan perjalanan masyarakat sekaligus memberikan kesempatan bagi para peserta untuk kembali berkumpul bersama keluarga. "Semoga program ini bisa membantu perjalanan para pemudik dan membawa mereka pulang dengan aman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga," katanya.

Sebagai perusahaan yang sepenuhnya berasal dari Indonesia, Tempo Scan memandang mitra usaha sebagai bagian penting dalam perjalanan pertumbuhan perusahaan. Sejak pertama kali digelar pada 2017, program Mudik Gratis Tempo Scan telah memberangkatkan puluhan ribu pemudik ke berbagai daerah di Indonesia.

Ajakan Gunakan Produk Asli Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Handojo juga mengajak masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk-produk buatan dalam negeri, termasuk produk yang diproduksi oleh Tempo Scan seperti bodrex, Oskadon, hemaviton, Neo rheumacyl, My Baby, dan Marina. "Produk-produk Tempo Scan adalah produk rakyat. Kita harus menjadi tuan rumah di negara sendiri. Kalau bisa, kita mengkonsumsi produk buatan rakyat Indonesia sendiri," tegasnya.

Dukungan dari Pemerintah dan Ustaz

Apresiasi terhadap program ini datang dari Wakil Menteri Perhubungan Suntana yang turut hadir melepas peserta mudik. "Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada Tempo Scan atas semangat kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat melalui program mudik gratis ini," ujar Suntana. Ia menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan dengan pesan "Mudik itu harus nyaman, aman, dan bahagia."

Sementara itu, Ustaz Muhammad Akri dalam tausiah singkatnya mengajak para peserta mensyukuri kesempatan pulang kampung melalui program mudik gratis. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kebaikan yang membawa manfaat bagi banyak orang dan memiliki nilai ibadah di sisi Allah SWT.

Kisah Nyata Penghematan Biaya

Bagi banyak peserta, program mudik gratis ini memberikan manfaat nyata dalam penghematan biaya. Erwin, peserta mudik tujuan Purworejo, mengaku sangat terbantu karena sebelumnya kesulitan mendapatkan tiket kereta. Jika harus membeli tiket secara mandiri, biaya perjalanan untuk lima anggota keluarganya bisa mencapai sekitar Rp2 juta.

Anggun yang mudik ke Pekalongan bersama lima anggota keluarganya bahkan sudah dua kali mengikuti program tersebut. "Ini yang kedua kalinya ikut. Tahun lalu juga ikut mudik gratis ke Pekalongan," kata Anggun. Biaya transportasi yang biasanya dikeluarkan kini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga di kampung halaman.

Pengalaman serupa dirasakan Desi yang pulang ke Solo bersama keluarga. "Ini pertama kalinya ikut mudik gratis," ujar Desi yang sebelumnya biasanya menghabiskan sekitar Rp2 juta untuk biaya perjalanan pulang kampung. Dengan program ini, dana tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lain selama Lebaran seperti bagi-bagi THR.

Program Mudik Gratis Tempo Scan tidak hanya membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman, tetapi juga memberikan ruang bagi keluarga untuk menghemat pengeluaran dan berbagi kebahagiaan saat Hari Raya Idul Fitri.