BMKG Prediksi Cuaca Berawan dan Suhu Panas Terik di RI Berlangsung Hingga Lebaran
Cuaca Berawan dan Panas Terik di RI Diprediksi Hingga Lebaran

BMKG Prediksi Cuaca Berawan dan Suhu Panas Terik di RI Berlangsung Hingga Lebaran

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa kondisi cuaca berawan hingga hujan sedang serta suhu panas yang terasa terik di wilayah Indonesia masih berpotensi berlangsung hingga periode Lebaran, yaitu pada 17-23 Maret 2026. Prediksi ini disampaikan oleh Senior Forecaster on duty BMKG, Agus Salim Nur, dalam keterangan resminya pada Selasa (17/3/2026).

Penyebab Suhu Panas Terik

Menurut Agus Salim Nur, kondisi cuaca dinamis ini dipicu oleh posisi matahari yang berada tepat di atas garis khatulistiwa dan minimnya tutupan awan di sejumlah wilayah. "Masyarakat perlu mewaspadai kondisi cuaca yang dinamis seperti peningkatan suhu udara di sejumlah wilayah," ujarnya. Faktor ini menyebabkan intensitas radiasi matahari diterima secara optimal oleh permukaan bumi, sehingga suhu udara pada pagi hingga siang hari terasa sangat terik, terutama di daerah dengan tutupan awan yang sedikit.

BMKG mencatat bahwa suhu panas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir berada di kisaran 35-37 derajat Celsius. Kondisi ini tidak hanya membuat cuaca terasa panas, tetapi juga mempengaruhi aktivitas sehari-hari warga, terutama di wilayah perkotaan yang rentan terhadap efek panas ekstrem.

Potensi Hujan Sedang hingga Lebat

Selain suhu panas, BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi termal ini dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang cepat. Hal ini berpotensi menyebabkan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah Indonesia. Daerah-daerah yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Sebagian wilayah Kepulauan Bangka Belitung
  • Jawa Tengah dan Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur
  • Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur
  • Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan
  • Papua Pegunungan dan Papua Selatan

Kondisi cuaca ini diharapkan dapat menjadi perhatian masyarakat, terutama mereka yang akan melakukan perjalanan mudik atau beraktivitas di luar ruangan selama periode Lebaran. "Masyarakat disarankan untuk tetap waspada dan memantau perkembangan cuaca terbaru dari BMKG," tambah Agus Salim Nur.

Dengan prediksi ini, BMKG mengimbau agar warga mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti menggunakan pelindung dari sinar matahari, menjaga hidrasi tubuh, dan menghindari aktivitas berat di siang hari untuk mengurangi risiko dampak kesehatan akibat cuaca panas.