60 Ribu Jemaah Haji RI Sudah Pulang, Kloter Terakhir Awal Juli
60 Ribu Jemaah Haji Pulang, Kloter Terakhir Awal Juli

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan, melaporkan bahwa sebanyak 60 ribu jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah jemaah sempat menghadapi kendala selama proses kepulangan.

Sebanyak 156 Kloter Telah Tiba

Gus Irfan menyatakan bahwa 156 kloter atau sekitar 30 persen dari total jemaah telah tiba di Indonesia. "156 kloter, 60 ribuan berarti, sekitar 30% yang sudah sampai Tanah Air," ujarnya.

Kendala Teknis Pesawat

Ia menjelaskan bahwa beberapa jemaah sempat dialihkan ke Oman, namun kini sudah kembali ke Indonesia. "Memang ada beberapa kendala kemarin, ada yang harus singgah di Oman sebentar, tapi sekarang sudah semuanya berjalan," kata Gus Irfan. Ia memastikan kendala yang terjadi hanya bersifat teknis pada pesawat dan tidak terkait dengan situasi di Timur Tengah. "Kendala teknis pesawat saja. Tidak ada kendala teknis terkait dengan situasi Timur Tengah, nggak ada," tegasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jadwal Kedatangan Kloter Terakhir

Gus Irfan menyebutkan bahwa kloter terakhir jemaah haji akan tiba di Indonesia pada awal Juli 2026. "Tanggal 30 Juni terakhir dan 1 Juli insyaallah akan tiba di Tanah Air kloter terakhir," imbuhnya.

Evaluasi Pelaksanaan Haji 2026

Lebih lanjut, Gus Irfan membeberkan sejumlah hal yang perlu dievaluasi terkait pelaksanaan Haji 2026. Salah satunya adalah persiapan kesehatan yang masih jauh dari memuaskan. "Pertama, tentu soal kesehatan. Persiapan kesehatan kita masih jauh dari memuaskan, karena itu tahun ini kita akan lebih perbaiki," katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti penanganan di Mina yang dinilai kurang memuaskan karena keterbatasan lokasi. "Yang kedua tentang penanganan kita di Mina. Mina daerahnya terbatas, lokasinya kecil sehingga kemarin kita agak kurang memuaskan, tapi tahun depan akan kita perbaiki," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga