Bea Cukai Tanjung Priok Jaga Kelancaran Logistik Saat Libur Lebaran dan Nyepi 2026
Bea Cukai Priok Awasi Logistik Saat Libur Lebaran dan Nyepi

Bea Cukai Tanjung Priok Jaga Kelancaran Logistik Saat Libur Lebaran dan Nyepi 2026

Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok secara aktif mengawasi arus logistik nasional selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi 2026. Lembaga ini memastikan seluruh layanan strategis tetap tersedia untuk mendukung kelancaran distribusi barang serta memberikan kepastian layanan kepada para pengguna jasa.

Operasional Layanan Tetap Berjalan 24 Jam

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Adhang Nugroho Adhi, menegaskan bahwa optimalisasi dilakukan seiring dengan peningkatan arus barang menjelang libur nasional. "Kami memastikan seluruh layanan strategis tetap tersedia guna mendukung kelancaran arus logistik nasional serta memberikan kepastian layanan kepada pengguna jasa," kata Adhang dalam keterangan resminya pada Jumat, 20 Maret 2026.

Selama periode libur tersebut, loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tetap beroperasi selama 24 jam penuh. Pemeriksaan menggunakan alat pemindai peti kemas juga dilaksanakan secara nonstop, disertai dengan analisis yang berkelanjutan untuk mempercepat proses pengeluaran barang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengawasan Ketat dan Pencegahan Pelanggaran

Bea Cukai Tanjung Priok tidak hanya fokus pada kelancaran logistik, tetapi juga menjaga kepatuhan terhadap regulasi. Pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan fisik tetap dilakukan setiap saat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan pengawasan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

Adhang mengimbau seluruh pengguna jasa untuk memperhatikan jam operasional Tempat Penimbunan Sementara (TPS) dan Tempat Penimbunan Pabean (TPP) guna menghindari kendala dalam proses logistik. "Dengan tetap berjalannya layanan selama masa libur, Bea Cukai Tanjung Priok berharap dapat terus memberikan kepastian, kemudahan, serta pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa," imbuhnya.

Komitmen Anti-Korupsi dan Kinerja Optimal

Bea Cukai Tanjung Priok juga menegaskan komitmennya dalam menolak segala bentuk korupsi dan gratifikasi. Seluruh pegawai dilarang menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan ketentuan. Pengguna jasa diharapkan turut mendukung dengan tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun.

Adhang merinci bahwa sepanjang tahun 2025, rata-rata penanganan dokumen kepabeanan, baik impor maupun ekspor, mencapai lebih dari 130 ribu dokumen per bulan. Angka ini mencerminkan peran strategis Bea Cukai Tanjung Priok sebagai salah satu pintu utama arus logistik nasional. Pihaknya berkomitmen menjaga kinerja layanan yang optimal serta mendukung kelancaran logistik nasional tanpa kompromi terhadap integritas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga