Tekanan biaya hidup belakangan ini semakin terasa bagi masyarakat Indonesia. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS masih berfluktuasi, sementara sejumlah harga kebutuhan, termasuk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat kemampuan mengelola keuangan menjadi semakin penting, terutama bagi generasi muda atau generasi Z yang baru memasuki dunia kerja.
Pentingnya Manajemen Keuangan bagi Generasi Z
Pakar Bidang Manajemen Keuangan dan Investasi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Hendro Widjanarko, mengatakan bahwa kondisi ekonomi saat ini seharusnya menjadi momentum bagi generasi Z untuk mulai lebih serius mengatur keuangan pribadi. Menurutnya, generasi Z perlu memiliki literasi keuangan yang baik agar dapat bertahan dan berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi.
Langkah-Langkah Mengelola Keuangan
Hendro menyarankan beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh generasi Z, antara lain:
- Membuat anggaran bulanan yang realistis dan disiplin dalam mencatat pengeluaran.
- Memprioritaskan kebutuhan pokok dibandingkan keinginan.
- Mulai berinvestasi sejak dini, meskipun dengan jumlah kecil.
- Memiliki dana darurat minimal tiga hingga enam bulan pengeluaran.
Dengan mengelola keuangan secara bijak, generasi Z dapat menghadapi tantangan biaya hidup yang terus meningkat.



