Pemerintah Imbau Kantor Swasta Terapkan WFH dan Program Hemat Energi
Pemerintah Imbau Kantor Swasta WFH dan Hemat Energi

Pemerintah Perluas Imbauan Hemat Energi ke Sektor Swasta

Pemerintah Indonesia tidak hanya mengimbau penerapan kerja dari rumah atau WFH bagi karyawan swasta, tetapi juga meminta perusahaan untuk melaksanakan program penghematan energi di tempat kerja. Hal ini diumumkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam jumpa pers di Jakarta pada Rabu, 1 April 2026.

Langkah-Langkah Konkret Penghematan Energi

Yassierli menjelaskan bahwa program optimasi pemanfaatan energi di tempat kerja mencakup beberapa tindakan spesifik. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi listrik dan bahan bakar secara signifikan melalui kebijakan operasional yang terukur.

  • Pemanfaatan teknologi dan peralatan kerja yang lebih hemat energi.
  • Penguatan budaya penghematan listrik, BBM, dan energi lainnya secara bijak.
  • Pengendalian dan pemantauan konsumsi listrik, BBM, dan energi lainnya melalui kebijakan operasional yang terukur.

Peran Pekerja dan Serikat Buruh

Lebih lanjut, Menteri Yassierli mengimbau agar pekerja dan serikat buruh turut berpartisipasi aktif dalam program ini. Mereka didorong untuk merancang dan melaksanakan inisiatif penghematan energi di lingkungan kerja masing-masing.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  1. Merancang dan melaksanakan program optimasi pemanfaatan energi.
  2. Membangun kesadaran bersama tentang penggunaan energi secara bijak.
  3. Mendorong inovasi bersama untuk menciptakan cara kerja yang produktif dan adaptif dalam penggunaan energi.

Koordinasi dengan Kebijakan WFH Sebelumnya

Kebijakan ini menyusul keputusan pemerintah sebelumnya mengenai WFH satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara, yang berlaku setiap hari Jumat. Untuk sektor swasta, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa penerapan WFH akan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan tiap sektor usaha.

"Penerapan work from home bagi sektor swasta ini yang diatur lebih lanjut dalam surat edaran Menteri Ketenagakerjaan," jelas Airlangga dalam jumpa pers pada Selasa, 31 Maret 2026. Dengan demikian, pemerintah berupaya mengintegrasikan berbagai langkah untuk mencapai efisiensi energi nasional secara menyeluruh.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga