Istana Bicara Nasib Dewan Kesejahteraan Buruh Usai Said Iqbal Dilantik
Nasib Dewan Kesejahteraan Buruh Usai Said Iqbal Dilantik

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh pada Senin, 8 Juni 2026. Pelantikan ini memunculkan pertanyaan mengenai nasib Dewan Kesejahteraan Buruh yang sebelumnya direncanakan akan dibentuk oleh pemerintah.

Penjelasan Mensesneg Soal Dewan Kesejahteraan Buruh

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Menurutnya, penunjukan Said Iqbal diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang lebih cair dan tidak terlalu birokratis dalam memperjuangkan hak-hak buruh. Prasetyo menyebut bahwa keputusan presiden untuk menunjuk penasihat khusus di bidang buruh merupakan skema baru yang dipilih.

"Jadi begini, kalau kita ingat bahwa kurang lebih satu tahun yang lalu di May Day tahun 2025 ada kehendak untuk kita membentuk apa yang disebut dengan Dewan Kesejahteraan Buruh. Namun setelah kita coba pelajari, ada sesuatu hal yang kemudian kita merasa berkenaan dengan segala sesuatu yang ingin dicapai dengan adanya dewan buruh tersebut bisa kita cari skema yang lain," ujar Prasetyo kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Harapan Presiden Prabowo

Prasetyo menambahkan bahwa Presiden Prabowo menginginkan agar perjuangan kelompok buruh dapat dikomunikasikan ke Istana secara lebih intens. "Oleh karenanya dengan penunjukan ini, Bapak Presiden berharap komunikasi dapat lebih intens di dalam, kita bersama-sama terus memperjuangkan apa yang menjadi harapan-harapan dari tenaga kerja dan perburuhan kita," kata Prasetyo.

Rekam Jejak Said Iqbal

Prasetyo juga mengungkapkan alasan di balik penunjukan Said Iqbal. Ia menyoroti rekam jejak Said yang telah lama berkecimpung di serikat buruh. "Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Saudara Said Iqbal rekam jejaknya selama ini memang berkecimpung atau memperjuangkan mengenai ketenagakerjaan terutama mengenai isu-isu perburuhan," ucap Prasetyo.

Pelantikan Said Iqbal dilakukan bersamaan dengan pejabat lainnya, yaitu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang, Wakil Kepala BGN Trenggono, dan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari. Keempatnya diambil sumpah jabatan langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan.

Dengan penunjukan ini, Said Iqbal diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan buruh untuk memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan secara lebih efektif.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga