Media sosial diramaikan dengan keluhan warganet yang mengalami lonjakan tagihan listrik PLN pada periode Mei hingga Juni 2026. Seorang pengguna X dengan akun @kari***** pada Selasa (2/6/2026) mengeluhkan tagihan listrik pascabayarnya yang naik hampir tiga kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Lonjakan Tagihan yang Mencolok
Dalam tangkapan layar yang diunggah, terlihat bahwa tagihan listrik pengguna tersebut relatif stabil di kisaran Rp 200.000 hingga Rp 250.000 per bulan selama Januari hingga April 2026. Namun, pada tagihan bulan Mei 2026 yang dibayarkan pada Juni 2026, nilainya melonjak drastis menjadi Rp 911.678.
Reaksi Warganet
Unggahan tersebut menuai banyak komentar dari warganet yang juga mengalami hal serupa. Banyak yang mengaku kaget dengan kenaikan yang signifikan dan mempertanyakan penyebabnya. Beberapa warganet menduga adanya kesalahan pencatatan meteran atau perubahan tarif yang tidak disosialisasikan dengan baik.
Langkah yang Bisa Dilakukan
PLN sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait lonjakan tagihan ini. Namun, pelanggan yang merasa tagihannya tidak wajar disarankan untuk menghubungi layanan pelanggan PLN atau memeriksa kembali catatan pemakaian listrik melalui aplikasi resmi PLN Mobile. Jika diperlukan, pelanggan juga dapat mengajukan keberatan secara resmi melalui kantor PLN terdekat.



