Seskab Teddy Tegaskan Infrastruktur Harus Langsung Dirasakan Rakyat
Seskab: Infrastruktur Harus Langsung Dirasakan Rakyat

Seskab Teddy Bertemu Menteri PU, Bahas Progres Proyek Prioritas

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, pada Kamis (9/4/2026) dini hari. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan progres proyek-proyek prioritas, termasuk infrastruktur yang mendukung ketahanan pangan nasional.

Arahan Presiden Prabowo untuk Infrastruktur yang Berdampak

Dalam pertemuan tersebut, Seskab Teddy menekankan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan infrastruktur. Presiden menegaskan bahwa infrastruktur harus tepat sasaran, berdampak langsung bagi rakyat, dan menjadi penggerak utama roda ekonomi nasional. Teddy menyampaikan hal ini dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat luas.

Infrastruktur Berbasis Masyarakat: Alokasi Anggaran dan Target Lokasi

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) dirancang untuk menyentuh langsung lapisan masyarakat paling bawah. Dengan total alokasi anggaran sebesar Rp5,48 triliun, target program IBM tahun 2026 adalah mencapai 15.364 lokasi di seluruh Indonesia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dody berkomitmen untuk menjaga alokasi anggaran IBM berdasarkan rencana pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) awal tahun anggaran 2026, meskipun terdapat penajaman belanja kementerian/lembaga negara untuk mitigasi kondisi global. Diskusi terkait optimalisasi anggaran ini masih berlangsung dengan pihak terkait hingga 15 April 2026.

Penajaman Belanja dan Optimalisasi Anggaran

Kementerian PU sedang melakukan penajaman belanja sebagai tindak lanjut arahan Presiden untuk menjaga defisit APBN tetap terkendali. Berdasarkan surat Menteri Keuangan, optimalisasi pagu sebesar Rp12,71 triliun dilakukan, sehingga rencana pagu DIPA tahun 2026 turun dari Rp118,89 triliun menjadi Rp106,18 triliun.

Komposisi anggaran untuk infrastruktur berbasis masyarakat awalnya dialokasikan Rp4,8 triliun, namun setelah diskusi dengan Komisi V DPR RI, meningkat menjadi Rp5,48 triliun. Hal ini menunjukkan prioritas pemerintah dalam memastikan program IBM tetap berjalan optimal demi kesejahteraan rakyat.

Pertemuan ini menegaskan fokus pemerintah pada pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berdampak nyata, sesuai dengan visi Presiden Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga