Pramono Akan Tambah Golongan Warga Penerima Transportasi Umum Gratis di Jakarta
Pramono Tambah Golongan Warga Naik Transportasi Umum Gratis

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, berencana memperluas jangkauan fasilitas gratis naik transportasi umum di Jakarta. Saat ini, sebanyak 15 golongan masyarakat telah menerima manfaat dari program tersebut. Pramono mengungkapkan kemungkinan penambahan golongan penerima agar subsidi silang lebih adil.

Penambahan Golongan Penerima Gratis Transportasi Umum

Pramono menyatakan, "Kemungkinan akan kita tambah golongannya, akan kita gratiskan. Karena supaya subsidi silangnya itu lebih adil, bagi yang tidak mampu, gratis. Bagi yang mampu, ya, bayarnya lebih tinggi sedikit." Hal ini disampaikan di kawasan Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Juni 2026.

Penyesuaian Tarif Transjabodetabek

Mengenai penyesuaian tarif Transjabodetabek, Pramono berjanji mempertimbangkannya dengan sungguh-sungguh agar warga tidak beralih kembali ke transportasi pribadi. Jarak menjadi salah satu pertimbangan utama, sehingga penyesuaian tarif tidak membebani masyarakat. "Tidak semua Transjabodetabek kenaikannya akan tinggi. Karena bagaimanapun, sebagai gubernur, saya juga mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam kondisi yang seperti ini," ungkapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pramono menegaskan komitmennya untuk menjadikan Jakarta kota yang nyaman. Sebelum memutuskan tarif baru, ia akan mempertimbangkan secara matang. Meski ada penyesuaian tarif, pihaknya tetap akan menambah armada untuk meningkatkan kenyamanan. "Supaya habit atau perilaku orang naik transportasi umumnya meningkat, dan itu yang akan kami lakukan," jelas Pramono.

15 Golongan Penerima Manfaat

Adapun 15 golongan masyarakat yang saat ini menikmati fasilitas transportasi umum gratis meliputi PNS Pemprov Jakarta, pensiunan PNS, tenaga kontrak Pemprov Jakarta, siswa penerima KJP Plus, penghuni Rusunawa, Tim Penggerak PKK, dan karyawan bergaji setara UMP. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Bank DKI, aplikasi Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Prosesnya mencakup pendaftaran, verifikasi, validasi data, produksi dan distribusi kartu, serta aktivasi kartu fisik maupun digital.

Layanan gratis ini menggunakan Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta dan sistem digital. Pendaftaran melalui Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta berlaku bagi penduduk ber-KTP Kepulauan Seribu, penerima Raskin domisili Jabodetabek, anggota TNI/Polri, veteran Republik Indonesia, penyandang disabilitas, lansia di atas 60 tahun, pengurus rumah ibadah, pendidik PAUD, serta golongan Jumantik, pengurus Karang Taruna, Dasawisma, dan Posyandu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga