Pramono Anung Targetkan Revitalisasi Pedestrian Rasuna Said Rampung Juni 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa pembangunan dan revitalisasi pedestrian di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kota. Dalam pernyataannya di DPRD DKI Jakarta pada Senin, 13 April 2026, Pramono menegaskan bahwa kondisi kawasan tersebut akan menjadi lebih nyaman setelah proses revitalisasi selesai.
Proyek Penataan untuk Mengatasi Masalah Pedestrian
Pramono menjelaskan bahwa proyek ini sedang dalam tahap penyelesaian, dengan fokus pada perbaikan pedestrian yang selama ini dinilai bermasalah. "Untuk Rasuna Said, ini memang sedang tahap penyelesaian untuk pedestrian, terutama kami menyadari memang ada problem. Karena nggak mungkin bangun kemudian tidak ada efek," ujarnya. Ia mengakui bahwa dampak sementara dari pembangunan, seperti ruang jalan yang menyempit dan jarak aman yang minim antara pejalan kaki dengan kendaraan, merupakan konsekuensi yang tak terhindarkan.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji akan melakukan pengaturan lebih lanjut untuk memastikan keamanan bagi semua pengguna jalan. "Nah, efeknya kan kita mau bikin Rasuna Said itu lebih baik. Efeknya adalah ya itu tadi, harus diatur," tambah Pramono. Komitmen ini menunjukkan upaya serius dalam menangani keluhan masyarakat terkait fasilitas pedestrian di kawasan tersebut.
Target Peresmian sebagai Kado HUT Jakarta
Pramono menargetkan proyek penataan pedestrian Rasuna Said rampung dalam waktu dekat, dengan rencana peresmian pada 22 Juni 2026. Ia menyatakan bahwa peresmian ini akan menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Jakarta. "Mudah-mudahan ada targetnya adalah tanggal 22 Juni saya akan resmikan sebagai kado Jakarta, dan itu akan menjadi sesuatu yang baru," tuturnya.
Harapannya, wajah baru kawasan Rasuna Said nantinya dapat setara dengan koridor protokol lainnya di Ibu Kota, seperti Sudirman-Thamrin, yang telah menjadi ikon penataan trotoar di Jakarta. Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, tetapi juga mempercantik landscape perkotaan.
Dampak Positif bagi Tata Kota Jakarta
Proyek ini merupakan bagian dari upaya besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperbaiki infrastruktur pedestrian di berbagai titik strategis. Dengan fokus pada Rasuna Said, yang merupakan kawasan bisnis dan perkantoran vital, revitalisasi diharapkan dapat:
- Meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki.
- Memperbaiki estetika dan tata ruang kota.
- Mendorong aktivitas ekonomi dan sosial di sekitar kawasan.
Pramono menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan dan ramah pejalan kaki, yang menjadi prioritas dalam pengelolaan kota metropolitan seperti Jakarta. Dengan demikian, masyarakat dapat menantikan transformasi positif di Rasuna Said dalam beberapa bulan ke depan.



